Sebaran covid-19 Terus Meningkat Lalu Lintas Masuk Kendaraan Diperketat

Gumilang Herdis tengah memberi penjelasan kepada warga yang masuk ke Kota Tasik.


Sebaran virus Corona atau Covid-19, di Kota Tasikmalaya terus meningkat, hingga Kamis (16/04/2020) berdasarkan update data yang dirilis pemerintah Kota Tasikmalaya, jumlah orang tanpa gejala (OTG) 210, 131 diantaranya sudah selesai, dan 79 lainnya masih dalam pemantauan.

Sementara jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 1001, 679 diantaranya sudah selesai, 322 masih dalam pemantauan. Untuk jumlah pasien dalam pengawasan atau PDP, ada 21 orang, 18 diantaranya sudah selesai, 3 lainnya masih dalam pengawasan, dan dua orang meninggal dunia.

Untuk yang terkonfirmasi positif covid-19 pertanggal yang sama, bertambah menjadi 21 orang, 5 terkonfirmasi lab, 16 positif RDT, 5 dinyatakan sembuh, 15 lainnya dalam perawatan, dan satu orang meninggal dunia.

Kian meningkatnya jumlah penderita covid-19 di Kota Tasikmalaya, membuat Pemkot kian memperketat akses lalu lintas masuk kendaraan ke dalam kota, jika sebelumnya, kendaraan roda empat ber plat Z tidak berhentikan, untuk kali ini, semua kendaraan roda empat khususnya, harus melalui pemeriksaan terlebih dahulu, satu persatu penumpang dicek suhu tubuh dan dilakukan pendataan. Seperti terpantau di pos pengamanan perbatasan Jalan Ibrahim Adjie Indihiang.

Anggota pengamanan perbatasan Gumilang Herdis saat ditemui di lokasi, Kamis (16/04/2020) menuturkan betul, sesuai intruksi, maka semua kendaraan roda empat khususnya, yang masuk kota Tasik semua didata tanpa kecuali. Kami tanya, mau kemana dan darimana. Hal ini, juga dalam rangka menysikapi penerapan sosial distancing, intinya kalaupun harus keluar, maka disarankan untuk hal yang sifatnya penting saja. ungkapnya.

Selai  itu, diharapkan adanya peran serta ditingkat RT RW dalam mengawasi pergerakan orang yang masuk ke Kota Tasik, terutama mereka yang datang dari luar daerah, khususnya wilayah yang masuk zona merah.
 
Untuk hari ini, ada sekitar 100 orang pendatang yang kami periksa, diantaranya dari Banten, Sukabumi, dan Jakarta, hasil pemeriksaan, rata-rata suhu tubuhnya normal. Pungkasnya. (Pid)