Hadir di tengah acara, anggota Komisi X DPR RI H Ferdiansyah, unsur pimpinan Majelis Litbang Dikti PP Muhammadiyah, LLDikti Wil. IV Jabar Banten, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jabar, PDM Kota/Kab.Tasikmalaya.
Mewakili wali kota oleh Sekda Kota Tasikmalaya Asep Goparullah bersama unsur Forkopimda, PD Aisyah Kota/Kab.Tasikmalaya. Tentunya, rektor dan organ BPH Umtas, serta segenap civitas akademika Umtas. Perayaan milad dalam iringan Sidang Terbuka Senat Umtas.
Mewarnai perayaan milad ada launching hadirnya prodi baru di Umtas yakni, S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga, lalu strata dua (S2) Pedagogi Umtas. Kemudian, ada orasi ilmiah yang disampaikan Wakil Sekretaris III Diktilibang PP Muhammadiyah M Jerusalam ST SH MT PhD, penyerahan Umtas Award bagi mereka yang berprestasi, penyerahan hak kelola kampus Muhammadiyah Kota Banjar ke dalam prodi Keagamaan Islam di Umtas, dll.
Rektor Umtas Neni Nuraeni M.Kep.Nes, Sp.Kep.Mat, memaknai momentum milad sebagai sesuatu bernilai. Terutama sebagai ajang refleksi dan evaluasi. Refleksi atas apa yang dicapai hari ini untuk terus dipacu, jadi pijakan strategis dalam kebijakan-kebijakan diambil ke depannya.
Rektor kemudian memaparkan beberapa capaian atas renstra yang cukup disyukurinya. Dimulai dengan penilaian integritas, rating kampus unggul di Tasikmalaya, meningkatnya kegiatan penelitian atau riset (PKM) dosen yang terfasilitasi dana-dana hibah dari eksternal. Di tahun ini dengan penerimaan hingga lebih Rp 1,1 miliar.
“Tentunya lagi harapan atas capaian kegiatan riset bukan hanya sekadar tulisan atau dokumen internal, tapi berdampak atau bisa dimanfaatkan masyarakat. Apalagi di hasil ini ada yang berupa produk langsung berupa pakan ternak, aplikasi-aplikasi yang ada di play store”, ujarnya.
Capaian lainnya menurut rektor, di samping dengan jumlah mahasiswa yang perlahan naik, halnya ada even rekognisi internasional mahasiswa dan dosen. Dimulai dengan publikasi internasional, presentasi internasional mahasiswa di luar negeri, dalam rangkaian kerja sama kampus dengan stakeholders di luar negeri.
Ucapan selamat dan apresiasi
Sejumlah petinggi yang hadir dalam acara, memberikan sambutan serta apresiasi. Dimuali H Ferdiansyah, seraya menyebutkan momen milad setelah jadi wahana refleksi untuk terus mengarah pada semangat kebangkitan, lebih maju, meningkatkan amal, hingga bersyukur.
Tak henti untuk terus berkarya, berdampak memajukan bangsa. “Berkarya dan berdampak, dua kata yang mudah diucapkan dan akan diikuti tantangan. Saya pun ingin membedakan kata bekerja yang artinya hanya untuk mendapat imbalan, sedangkan berkarya dalam artinya ada nilai kepuasan, ada target yang ingin dicapai, supaya apa yang diperbuat berdampak”, bebernya.
Sekda Asep Goparullah, mengawali sambutan dengan menyampaikan permohonan maaf wali kota tak bisa hadir lantaran ada kegiatan bersamaan tak bisa ditinggalkan. Selebihnya pihaknya harapkan, kehadiran Umtas terus berkontribusi bagi peningkatan mutu pendidikan di Kota Tasikmalaya.
Atas nama pemerintah daerah, selamat milad kepada Umtas, semoga membawa nilai pendidikan masyarakat yang lebih maju. Umtas yang terus mengalami pengembangan tenaga pendidikannya, kualifikasi dan kompetensinya. Bisa makin memanfaatkan teknologi dalam penguasaannya terintegrasikan dalam pembelajaran serta pengembangan kurikulumnya”, support sekda.
Apresiasi berikutnya datang dari Ketua BPH Umtas yang juga mewakili PWM Jabar dalam acara, Prof Yadi Jawhari. Setelah ia papar beberapa hal yang jadi catatannya progresif di Umtas, Prof Yadi mendorong rektorat dan jajaran kampus bisa terus menambah jumlah prodi hingga dapat mengejar target 5.000 orang mahasiswa di tahun 2027. gus
Rektor kemudian memaparkan beberapa capaian atas renstra yang cukup disyukurinya. Dimulai dengan penilaian integritas, rating kampus unggul di Tasikmalaya, meningkatnya kegiatan penelitian atau riset (PKM) dosen yang terfasilitasi dana-dana hibah dari eksternal. Di tahun ini dengan penerimaan hingga lebih Rp 1,1 miliar.
“Tentunya lagi harapan atas capaian kegiatan riset bukan hanya sekadar tulisan atau dokumen internal, tapi berdampak atau bisa dimanfaatkan masyarakat. Apalagi di hasil ini ada yang berupa produk langsung berupa pakan ternak, aplikasi-aplikasi yang ada di play store”, ujarnya.
Capaian lainnya menurut rektor, di samping dengan jumlah mahasiswa yang perlahan naik, halnya ada even rekognisi internasional mahasiswa dan dosen. Dimulai dengan publikasi internasional, presentasi internasional mahasiswa di luar negeri, dalam rangkaian kerja sama kampus dengan stakeholders di luar negeri.
Ucapan selamat dan apresiasi
Sejumlah petinggi yang hadir dalam acara, memberikan sambutan serta apresiasi. Dimuali H Ferdiansyah, seraya menyebutkan momen milad setelah jadi wahana refleksi untuk terus mengarah pada semangat kebangkitan, lebih maju, meningkatkan amal, hingga bersyukur.
Tak henti untuk terus berkarya, berdampak memajukan bangsa. “Berkarya dan berdampak, dua kata yang mudah diucapkan dan akan diikuti tantangan. Saya pun ingin membedakan kata bekerja yang artinya hanya untuk mendapat imbalan, sedangkan berkarya dalam artinya ada nilai kepuasan, ada target yang ingin dicapai, supaya apa yang diperbuat berdampak”, bebernya.
Sekda Asep Goparullah, mengawali sambutan dengan menyampaikan permohonan maaf wali kota tak bisa hadir lantaran ada kegiatan bersamaan tak bisa ditinggalkan. Selebihnya pihaknya harapkan, kehadiran Umtas terus berkontribusi bagi peningkatan mutu pendidikan di Kota Tasikmalaya.
Atas nama pemerintah daerah, selamat milad kepada Umtas, semoga membawa nilai pendidikan masyarakat yang lebih maju. Umtas yang terus mengalami pengembangan tenaga pendidikannya, kualifikasi dan kompetensinya. Bisa makin memanfaatkan teknologi dalam penguasaannya terintegrasikan dalam pembelajaran serta pengembangan kurikulumnya”, support sekda.
Apresiasi berikutnya datang dari Ketua BPH Umtas yang juga mewakili PWM Jabar dalam acara, Prof Yadi Jawhari. Setelah ia papar beberapa hal yang jadi catatannya progresif di Umtas, Prof Yadi mendorong rektorat dan jajaran kampus bisa terus menambah jumlah prodi hingga dapat mengejar target 5.000 orang mahasiswa di tahun 2027. gus





0Komentar