GUCiTUM5GSW7BSYoTUCpTSYp
Berita
Update

UMB Berbakti untuk Negeri, Rektor: Jaga Integritas, Miliki Empati Sosial

Ukuran huruf
Print 0

Rektor UMB Dr Yusuf Abdullah (berbaju putih), bersama tamu yang hadir serempak menunjukkan satu simbol dalam satu sesi seremoni pelepasan peserta KKN tematik, di enam kelurahan, Kota Tasikmalaya.

Tasikplus.com-Kampus Universitas Mayasari Bakti (UMB) Tasikmalaya, melaunching Pelepasan Mahasiswa Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025-2026. Berlangsung di kampusnya, Jl Tamansari Kota Tasikmalaya, Senin (20/7). Para mahasiswa ini akan jalankan KKN di enam kelurahan di wilayah Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. 

KKN Tematik kali ini mengusung tema, Universitas Mayasari Bakti Berbakti untuk Negeri. Hadir dalam pelepasan dari Pemkot Tasikmalaya, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Hj Hesti Widyawati  SE MM MAk, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya Hj Evi Silviani SIP MIP, anggota Komisi III, Elan Jaelani SH. Kemudian, kabag Pemerintahan Setda Kota Tasikmalaya, camat Tamansari serta para lurah di wilayah Kecamatan Tamansari.

Rektor UMB, Dr Yusuf Abdullah SE MM, menekankan pesan pada seluruh peserta KKN untuk mendengar setiap keluhan dan persoalan yang dihadapi oleh masyarakat. Kemudian memberikan solusi yang bermanfaat dan berkelanjutan. Terlebih dengan fokus UMB yang akan membantu Pemerintah Kota Tasikmalaya terutama dalam menangani masalah sampah berbasis teknologi serta pengembangan komunitas elektronik sistem. 

UMB telah membuat road map tentang manajemen penanganan sampah untuk membantu Pemkot Tasikmalaya. “Kita memberikan tantangan kepada mahasiswa untuk dapat membuat aplikasi yang dapat digunakan dalam penanganan sampah, baik yang organik maupun non-organik. Bagaimana ke depan ada kendaraan-kendaraan otomatis sebagai pengangkut sampah yang bisa masuk ke jalan-jalan kecil, kemudian sistem pelaporan sampah yang terintegrasi yang dapat digunakan oleh masyarakat,” beber Yusuf pada saat menyampaikan sambutan.

Pesan lain Yusuf, mahasiswa selama KKN tetap menjaga integritas akademik dan profesionalisme, beradaftasi dengan lingkungan dan memiliki empati sosial. Berfokus pada solusi, menjaga keselamatan dan ketaatan hukum, juga melakukan kolaborasi dan sinergi dengan seluruh tokoh masyarakat, pemerintahan setempat juga dengan dosen pembimbing masing-masing.

“Kami sudah membuatkan maklumat untuk pelaksanaan KKN Tematik yang harus dipatuhi oleh mahasiswa. KKN tematik ini bukan hanya sekadar  pemenuhan akademik, melainkan sebuah amanah pengabdian mahasiswa agar menjadi wajah dan etalase intelektual Universitas Mayasari Bakti, yang berdampak baik, bagi masyarakat serta lingkungan,” tegas Yusuf.

Pelaksanaan Tridharma

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMB, Liana Dewi SPd MAk, melaporkan peserta KKN tematik tahun ini berjumlah 108 orang, dari empat fakultas yaitu Fakultas Teknik, Fakultas Vokasi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum. 

Melalui kegiatan KKN, terang Liana,  mahasiswa dapat belajar mengimplementasikan berbagai pembelajaran hasil belajar di kelas dan memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan, juga membantu dalam mengurangi permasalahan yang menjadi isu-isu strategis seperti, penanganan persampahan, kesehatan reproduksi, keagamaan, kepemudaan dan sosial. 

Selain itu, melatih mahasiswa untuk tahu kondisi sosial, ekonomi, budaya di masyarakat sekitar, serta lebih peka terhadap kondisi masyarakat. Sehingga ketika lulus kuliah nanti, mahasiswa sudah bisa berkontribusi minimal di lingkungan rumah masing-masing.

KKN Tematik bagi perguruan tinggi, masuk pada pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yaitu, Pengabdian Kepada Masyarakat. Tema besar KKN Tematik seperti dicanangkan LLDIKTI Wilayah IV, KKN Gradasi atau Gerakan Akademisi Bersinergi dan Berinovasi.

Berikan dampak nyata

Pada kesempatan launching itu juga turut memberi sambutan, Hj Evi Silviani SIP, dengan pesan terhadap seluruh mahasiswa, banyak mendengarkan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, kemudian implementasikan melalui program relevan dengan pembangunan Kota Tasikmalaya.

“Pesan saya, tinggalkan jejak dan kesan yang baik selama pelaksanaan KKN, kemudian KKN-nya dapat memberikan dampak yang nyata untuk masyarakat,” tegasnya. gus

UMB Berbakti untuk Negeri, Rektor: Jaga Integritas, Miliki Empati Sosial
Periksa Juga
Next Post

0Komentar



Tautan berhasil disalin