Civitas Kampus Unper Tasikmalaya Tumplek Hadiri Puncak Perayaan Ultah Ke-9

Menandai acara puncak Milangkala Unper Ka-9, sesi potong tumpeng olah pembina YUS dan rektor Unper Tasikmalaya, Selasa (17/10) malam, disaksikan yang hadir.
Tasikplus.com - Menandai tibanya momen hadirnya kampus. Keluarga besar Civitas Akademika Universitas Perjuangan (Unper) Tasikmalaya, Selasa (17/10) malam, menghelat satu perayaan ulang tahun. Di tahun 2023, Unper memasuki usia 9 tahun. Pada malam hingga larut itu, warga kampus tumplek di tempat acara, di lapangan terbuka samping timur.


Milangkala (Ulang Tahun) Unper Ka-9, demikian even perayaannya. Sempat diramaikan kegiatan-kegiatan untuk menyemarakan sebelumnya. Di puncak perayaan malam itu diisi pertunjukkan wayang golek. Mengawalinya, ada sesi potong tumpeng yang dilakukan pimpinan organ yayasan bersama rektor Unper.

Pada pembukaan perayaan hadir berbagai kalangan, mulai pejabat yang mewakili wali kota, unsur Forkopimda, camat, lurah beserta jajaran. Tentunya pengurus organ Yayasan Universitas Siliwangi (YUS), jajaran pimpinan kampus, elemen mahasiswa, serta beberapa kalangan stakeholders.

Dalam pidatonya, Rektor Unper Prof H Yus Darusman memaparkan beberapa hal. Dimulai dengan histori awal hadirnya Unper pada 17 Oktober 2014. Kemudian pada 2017 mulai mendapat peringkat akreditasi C. Memasuki 2021 dapat progres konversi akreditas dari C ke “Baik”.

Di tahun 2023 semua prodi kembali melakukan reakreditasi dengan sebagian kini sudah meraih predikat Baik Sekali. “Insya Allah lima tahun ke depan kita akan meraih status Unggul. Asalkan kita tetap istiqamah menjalaninya”, kata rektor.

Catatan lain dengan capaian kampus beralamat di Jl BKR Kota Tasikmalaya ini, ini antara lain terus meningkatkan jenjang kualifikasi dosennya. Tahun ini saja ada 38 dosen difasilitasi sedang mengikuti studi doktor. Hingga ditargetkan nantinya setiap prodi memiliki minimal empat orang dosen S3.

Pada bahasan lain rektor, rata-rata pertumbuhan minat mahasiswa barunya 30% sejak berdiri hingga sekarang. Prestasi yang ditorehkan warga kampus ini terutama para mahasiswa tak sedikit di tingkat nasional bahkan internasional. Menurut rektor, kampus Unper juga kini sedang berupaya menjadi The Learning University.

Yang nantinya aktivitas kampus melancarkan berbagai program, berbagai media, berbagai model pembelajaran. Dosen berperan sebagai fasilitator belajar, menggunakan pendekatan ilmiah atau saintifik aproach dengan pembelajaran case method and project base learning (PJBL).

Pada sesi lain turut memberi sambutan, seperti dari unsur Pembina YUS, kemudian Asisten Pemerintahan Setda Kota Tasikmalaya mewakili Wali Kota, Reza Setiawan. Dengan pesan untuk menjadikan momentum perayaan milangkala kesempatan berintrospeksi, evaluasi program yang telah dijalankan dan yang akan dilakukan. red

0 Komentar