Pemerintah Kota Tasik Peringatkan Warganya Tak Mudik Lebaran

H Muhammad Yusuf

Pemerintah memperingatkan masyarakat yang merayakan Lebaran tahun ini, tak mudik ramai atau pulang dari perantauan. Namun masih membolehkan untuk kondisi aktivitas tertentu. Peringatan bahkan larangan ini dimaksudkan dalam kerangka menahan penyebaran pandemi Covid-19.

Sekaitan larangan yang diputuskan pemerintah beberapa hari terakhir ini, pemerintah Kota Tasikmalaya, melalui Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tasik, H Muhammad Yusuf meminta masyarakatnya agar menahan pulang kampung di libur Idul Fitri 1442 H/ 2021 ini.

Arahannya sementara ini masih dalam imbauan. "Kita ikuti aturan dari pusat yah (soal larangan mudik Lebaran, Red). Nanti kalau sudah ada surat edarannya ya kita akan ikuti itu," ujar Yusuf kepada pers, Jumat malam pekan kemarin malam.

Disinggungnya larangan mudik seiring pandemi Covid-19 yang secara umum masih dalam kondisi perlu bersama-sama dalam ikhtiar mencegahnya. Ia sempat mempersepsikan mudik dan pulang kampung saat Lebaran sama saja. Pada warganya ia minta sementara berdiam dulu, selama pandemi Covid-19 belum turun.

Untuk kondisi Kota Tasik sendiri, terang Yusuf, saat ini sudah bisa dibilang terus membaik iklim pandemi covid ini, seraya menyebut rujukannya sudah banyak warga yang sembuh. Seiring membaik ini tentu kami harap tak bertambah lagi jumlah kasusnya yang berasal dari para pemudik asal zona merah Covid," susulnya.

Untuk sementara, saran dia, lebih baik masyarakat istirahat saja. Kemudian ia sebut, tak ada libur bagi aparatur sipil negara (ASN) tahun ini. ASN tak diliburkan setelah hari raya. Namun mereka diperbolehkan merayakan Idul Fitri 1442 hijriyah.

"Tak libur, tapi mereka diperbolehkan melaksanakan kegiatan hari raya. Artinya yang tak mudik boleh merayakan hari raya Idul Fitri, melaksanakan salat Idul Fitri di lapangan, tapi tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) ketat," bebernya.

Harapan Yusuf, tak muncul lagi kluster baru warga terserang covid, sehingga Kota Tasik terus bisa turun ke zona kuning dan sampai ke zona hijau.

"Ini yang kita harapkan yah. Jadi, Ramadan dan hari raya ini kita sambut dengan khidmat dan antusias tetapi tetap mengaplikasikan prokes ketat. Insya Allah dengan Idul Fitri kali ini Allah memberiman barokah kepada kita dan semuanya selamat dari paparan Covid," pungkasnya.

Sementara, hingga Jumat (16/4) malam, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tasik berjumlah 5.814 orang. Sebanyak 5.215 orang dinyatakan sembuh, 501 orang masih dalam perawatan, dan 98 orang meninggal dunia. red