Walikota, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp 23,4 Miliar

Wali Kota Tasikmalaya, H Budi Budiman.

Wali Kota Tasikmalaya, H. Budi Budiman, Rabu (18/3), meninjau lokasi bekas kebakaran pasar induk Cikurubuk, yang menghanguskan sebanyak 300 kios yang berada di blok A 1.

Kerugian akibat kebakaran itu ditaksir sekitar Rp 12 Miliar, sementara untuk kerugian pedagang, berdasarkan hasil pendataan mencapai Rp 11,4 Miliar.

Saat dimintai keterangan, H. Budi mengatakan, Alhamdulillah api sudah berhasil dipadamkan. “Saya ucapkan terimakasih kepada pemerintah Kab. Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, yang telah menerjunkan personil pemadam kebakaran, serta Polres Tasikmalaya Kota, yang telah menerjunkan mobil water canon dalam membantu mempercepat pemadaman api,” katanya.

Untuk langkah awal, Pemkot akan bersihkan dulu puing-puing bekas kebakaran, tentunya setelah diselidiki oleh pihak kepolisian. “Kita belum bisa membereskan, karena masih di police line,” katanya.

Dugaan sementara, menurut warga dan pedagang, yang menyaksikan awal mula kejadian, sumber kejadian akibat arus pendek listrik. “Untuk kepastian penyebabnya kita tunggu hasil penyeledikan resmi dari pihak kepolisian,” tambah Wali Kota, sambil menambahkan, setelah pembersihan puing-puing, pihaknya akan langsung membangun kios darurat, untuk menampung sebanyak 152 pedagang.

“Atas musibah yang terjadi, saya berharap para pedagang dapat diberi kesabaran dan ketawakalan, karena siapapun tidak ada yang menginginkan musibah terjadi,” lanjutnya.

Kemungkinan tahun depan pemerintah baru dapat melakukan renovasi bangunan kios, mengingat tahun ini sudah tanggung berjalan. “Kita juga akan meminta bantuan kepada pemerintah Provinsi Jabar, untuk renovasi bangunan. sementara pedagang bisa menggunakan kios darurat,” harap Wali Kota.

“Karena dugaan semantara akibat korsleting listrik, saya menghimbau kepada para pedagang, agar jangan sembarangan memasang dan menyambungkan aliran listrik, karena akibatnya bisa patal. Usahakan memanggil orang yang ahli di bidangnya,” tambah Wali Kota Tasikmalaya. T-25