Tasikplus.com-Jadi momen tak biasanya. Lapangan Dadaha, Kota Tasikmalaya, Jabar, pada hari-hari di luar momen weekend yang biasa-biasa, mendadak semarak pada Senin (25/5/26). Tampak berbaur ragam kalangan
Pada potret lain tampak muka-muka sumringah beberapa saat usai satu seremoni singkat acara. Di area Alun-alun Dadaha itu berlangsung kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Kolaborasi TNI, Kemendes, dan Swasta. Membagikan 3.700 paket sembako untuk kalangan dhuafa dan yatim.
Berdasar informasi, kolaborasi diinisiasi oleh Irjen Kemendes PDTT, Sahabat Ryano, Pangdam III/Siliwangi, Gandara Group, serta didukung penuh oleh Batalyon TP 939/Macan Putih. Bantuan langsung sebagai wujud nyata gotong royong dan kepedulian sosial.
Dari kabar semula yang akan dihadiri langsung Pangdam III/Siliwangi akhirnya diwakili Kasrem 062 Garut, Letkol Inf Hamzah Budi Susanto. Pangdam III/Siliwangi melalui Kasrem memberikan acungan jempol dan apresiasi setinggi-tingginya atas kesuksesan penyelenggaraan bakaos yang menyasar 3.700 masyarakat kurang mampu.
"Bapak Pangdam sebenarnya sangat ingin hadir langsung hari ini untuk menyapa dan berada di tengah-tengah ribuan warga Tasikmalaya. Namun, karena ada agenda mendesak mendampingi Presiden Prabowo Subianto di Bandung, beliau menugaskan kami untuk menyampaikan salam hangat dan apresiasi terdalamnya," ujar Letkol Inf Hamzah Budi Susanto dengan penuh khidmat.
Bagi TNI, lanjutnya, aksi nyata ini bukan sekadar bagi-bagi bantuan materi. Melainkan sebuah simbol kuat tentang bagaimana kepedulian antarsesama harus terus dirawat. Momentum ini disebut sebagai wujud kolaborasi lintas sektor yang sangat solid.
“Ketika TNI, pemerintah daerah, swasta, dan elemen masyarakat melebur jadi satu, sekat-sekat formalitas runtuh berganti menjadi energi positif untuk membangun daerah, bangsa dan negara”, ujarnya.
Simbol kebersamaan
Irjen Kemendes PDTT, Dr. Masyhudi, menyampaikan rasa syukurnya karena dapat bertatap muka dan bersilaturahmi langsung dengan warga Tasikmalaya, baik Kota maupun Kabupaten.
Sejak mengemban jabatan strategis di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, ia memang aktif berkeliling pelosok negeri untuk menyerap aspirasi dan memahami kebutuhan daerah agar bisa bangkit dan lebih maju.
"Sebagai wujud silaturahmi ini, kami membawa bingkisan yang mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi masyarakat. Namun, yang paling utama adalah bagaimana kita bisa mengembalikan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat," ujar Dr. Masyhudi.
Ia juga menegaskan bahwa ribuan paket sembako ini jangan hanya dilihat dari nilai materinya. Melainkan sebagai simbol kebersamaan.
Di balik paket tersebut, terselip doa dan harapan besar agar bangsa, negara, dan daerah ke depan bisa jauh lebih baik, lebih sejahtera, serta saling bahu-mambahu.
Berbagi Kebahagiaan
Senada dengan Dr. Masyhudi, pendiri Sahabat Ryano, Muhammad Ryano, mengungkapkan bahwa ada kebahagiaan batin yang luar biasa dan tidak ternilai harganya ketika bisa berbagi dengan sesama.
"Alhamdulillah, hari ini kita bisa berbagi kebahagiaan dengan masyarakat Tasikmalaya. Semoga apa yang kami berikan bisa menjadi perekat eratnya silaturahmi dan kebersamaan untuk kehidupan yang lebih baik bagi kita semua," ungkap Ryano.
Ia menambahkan, esensi kehidupan yang sesungguhnya adalah saat kita mampu menebar kebaikan kepada sesama. Semangat inilah yang akan terus digelorakan oleh Sahabat Ryano di berbagai daerah lainnya.
Komitmen Tanpa Batas
Di sisi lain, sektor swasta yang diwakili oleh Owner Gandara Group, H. Cahya Gandara, menegaskan komitmen kuat perusahaannya untuk konsisten hadir di tengah masyarakat. Aksi berbagi sembako ini bukan kali pertama dilakukan. Setiap bulannya, Gandara Group rutin menyalurkan bantuan kepada ribuan warga kurang mampu di berbagai daerah.
"Hidup ini harus bisa memberi manfaat bagi orang lain. Sekecil apa pun peran yang kita miliki, harus bisa berdampak positif. Selama masih ada kesempatan, Gandara Group akan terus berusaha berbagi dan berbuat kebaikan," tutur H. Cahya.
Pengawalan Humanis
Penyaluran 3.700 paket sembako yang melibatkan ribuan massa ini berjalan dengan sangat tertib, aman, dan kondusif. Kesuksesan ini tidak lepas dari peran aktif dan dedikasi pasukan Batalyon TP 939/Macan Putih. Dengan pendekatan yang humanis dan tanpa kenal lelah, para prajurit memastikan seluruh proses pembagian berjalan lancar dari awal hingga selesai.
Kegiatan bakti sosial ini semakin bermakna karena dihadiri oleh tokoh ulama di Tasikmalaya untuk menyampaikan doa doa bagi keselamatan, keberkahan dan kemajuan bangsa dan negara. Hadir pula Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sapari Al Ayubi dan Plt Wali Kota Tasikmalaya, Rd Dicky Chandra Negara serta unsur porum komunikasi pemerintah daerah
Salah waktu warga Agus (65) merasa terharu bisa mendapatkan bingkisan di tengah ekonomi yang kian sulit ini ada pihak yang peduli untuk membantu meringankan beban masyarakat.
"Abdi ngaraos kabantos, ekonomi nuju sulit sareng serba mahal, alhamdulillah aya nu ngabantu, mugia Allah ngagentosan Kasan amal kasaean anu tos dipasihkeun ku pihak Gandara sareng pak Irjen," ungkapnya.
Aksi kolaborasi di Lapangan Dadaha ini menjadi bukti nyata bahwa ketika pemerintah, tokoh masyarakat, sektor swasta, dan TNI bersinergi, dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Kebaikan yang ditanam hari ini di Tasikmalaya diharapkan mampu menyulut lentera gotong royong di daerah-daerah lainnya. gus/rls

0Komentar