GUCiTUM5GSW7BSYoTUCpTSYp
Berita
Update

Tekad Kabupaten Garut Terus Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Pacu Akses Keuangan Masyarakatnya

Ukuran huruf
Print 0
Mendokumentasikan kegiatan rapat pleno TPKAD, bupati, wakil bupati, sekda, kepala OJK, beserta jajaran lain di TPKAD Garut, berfoto bersama, tak lama pembukaan acara. 

Garut,Tasikplus.com-Mengemuka dalam Rapat Pleno TPAKD-nya, Rabu (4/2/26), pemerintah Kabupaten Garut terus memperluas akses keuangan masyarakatnya, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif serta berkelanjutan. 

Ekspektasi itu dengan cara memperkuat sinergi lintas pemangku kepentingan. Adapun rapat pleno dihadiri oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati, Wakil Bupati Luthfianisa Putri Karlina, Sekda Nurdin Yana, serta anggota TPAKD dan para pemangku kepentingan terkait.

Bupati Garut Abdusy Syakur menegaskan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam usaha memperluas akses keuangan masyarakat guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.

“TPAKD memiliki peran strategis sebagai forum koordinasi di daerah dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan, sekaligus mendorong pembiayaan sektor produktif seperti UMKM, petani, dan peternak,” ujar bupati.

Melalui Rapat Pleno ini, seluruh anggota TPAKD Kabupaten Garut berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam memperluas akses keuangan masyarakat.  Meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati mengemukakan, sepanjang tahun 2025 TPAKD Kabupaten Garut telah melaksanakan delapan program kerja yang berfokus pada peningkatan akses keuangan masyarakat, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya bagi perempuan dan kelompok disabilitas.

“Delapan program yang telah dilaksanakan itu menjadi upaya nyata dalam memperluas akses dan pemanfaatan layanan keuangan formal oleh masyarakat secara lebih inklusif dan berkelanjutan”, kata Nofa.

Masih menurutnya, OJK terus mendorong penguatan Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) dan Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI), melalui pendekatan berbasis klaster dan ekosistem, guna memastikan pembiayaan yang disalurkan lebih produktif dan berkelanjutan. 

Dengan cara itu, pengembangan difokuskan pada sektor unggulan daerah, seperti peternakan dan pertanian. Sementara, EKI mengintegrasikan seluruh rantai nilai produksi, distribusi, hingga pemasaran dengan layanan keuangan formal.

Pada tahun 2026, EKI direncanakan dikembangkan di Desa Wisata Tepas Papandayan untuk mendukung potensi pariwisata dan ekonomi kreatif lokal melalui perluasan akses pembiayaan dan literasi keuangan. an layanan keuangan formal.

Selain itu, TPAKD Kabupaten Garut juga melanjutkan penguatan klaster peternak domba serta mendukung program UPLAND untuk komoditas kentang sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor pertanian unggulan daerah.

TPAKD juga memperkenalkan program BEREHAN (Berbagi Hewan Kurban) yang bertujuan memberdayakan peternak lokal melalui skema penyediaan hewan kurban bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga dapat menciptakan kepastian pasar bagi peternak. red/rls
Tekad Kabupaten Garut Terus Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Pacu Akses Keuangan Masyarakatnya
Periksa Juga
Next Post

0Komentar




Tautan berhasil disalin