Meski Sudah Dikelola Khusus, Komplek Dadaha Masih Begitu-Begitu Saja

Asep Rizal Asy'ari

Tasikplus.com-2018, Pemerintah Kota Tasikmalaya membentuk Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelola Komplek Dadaha. Spirit-nya untuk mewujudkan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Regulasi yang membidani lahirnya UPTD Pengelola Komplek Dadaha adalah Perda Kota Tasikmalaya Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah serta Permendagri Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pedoman Pembentukan dan Klasifikasi Cabang Dinas dan Pelaksana Teknis Daerah. Untuk turunannya yakni Perwalkot Nomor 14 Tahun 2018 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Komplek Dadaha Pada Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tasikmalaya.

Kendati Komplek Dadaha sudah dikelola secara khusus oleh UPTD, nampaknya belum memberikan efek signifikan terhadap kawasan yang menjadi etalase Kota Tasik tersebut. Masih begitu-begitu saja. Parkir semrawut, keberadaan para pedagang kaki lima yang tak beraturan sampai gedung-gedung olahraga yang masih nampak lusuh, luput dari sentuhan perawatan.

Tokoh muda Tasikmalaya yang juga Sekjen Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia, Asep Rizal Asy'ari, menilai, belum optimalnya pihak UPTD memberikan pelayanan kepada masyarakat lantaran terkendala di urusan sistem birokrasi (usulan kebutuhan anggaran) dan atensi (kucuran anggaran).

"Setiap tahunnya pihak UPTD ditarget menyetor PAD hingga ratusan juta rupiah ke Pemkot. Tapi ironisnya, sejak 2022 UPTD tidak diberi anggaran alias nol rupiah untuk mengelola dan/atau memelihara Komplek Dadaha," kata Asep Rizal, Selasa (13/2/2024).

Berdasarkan hal tersebut di atas, Asep Rizal berpendapat baiknya UPTD Pengelola Kompleks Dadaha berubah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Dengan pola BLUD, menurutnya, Komplek Dadaha bisa tertata rapi.

"Seringkali terungkap kendala dalam penyelenggaraan pelayanan publik adalah anggaran yang tidak memadai. Nah, pola BLUD menawarkan fleksibilitas atau keleluasaan dalam konteks mengelola keuangan sehingga setiap rencana kegiatan bisa segera direalisasikan," pungkasnya. (Piter)
 

0 Komentar