BPBD Kota Tasik Ingatkan Warga Waspada Bencana Hidrometeorologi

 

Bencana hidrometeorologi tengah banyak menimpa. Di Kota Tasik di antaranya menyebabkan kejadian rumah ambruk milik warga, pada perisitiwa Desember lalu.

Satu kejadian pohon sawit tumbang, pada awal Januri lalu, mengenai pengunjung area permainan air, Tee Jay Waterpark di Kompleks Mal Asia Plaza, Kota Tasikmalaya, jabar. Mengakibatkan beberapa korban yang dua di antaranya terus dilarikan ke rumah sakit.

Dalam beberapa hari terakhir intensitas hujan lebat disertai angin kencang, menerpa lain dari biasanya. Di banyak daerah dilaporkan dengan banyak pepohonan tumbang, banjir, pergerakan tanah, tanah longsor, petir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya, H Ucu Anwar mengingatkan, saat ini memasuki masa anomali iklim. Banyak kejadian bencana hidrometeorologi. Pihaknya meminta masyarakat berhati-hati atau waspada.

Bencana hidrometeorologi menurutnya, bencana yang diakibatkan oleh kondisi cuaca, iklim, dan musim yang tidak menentu. Memengaruhi curah hujan dan suhu udara. Tak hanya perubahan iklim ekstrem. Penyebab utama bencana hidrometeorologi adalah perubahan iklim terkait dengan kerusakan lingkungan yang masif.

Menurutnya, Guyur hujan lebat dalam beberapa pekan ke belakang dan ke depan dalam prediksi memungkinkan terulang. “Informasi yang kita dapat dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bencana hidrometeorologi ini masih akan memasuki puncaknya sekitar Januari-Februari tahun 2022,” sebutnya.

Bencana hidrometeorologi ini tidak hanya saat musim hujan. Tapi juga di musim kemarau. Di Kota Tasikmalaya, catatnya, efek bencana ini menimbulkan area genangan, banjir, tanah longsor, pergerakan tanah akibat geologis, pohon tumbang, rumah roboh, sambaran petir.

“Ini bagian bencana hidrometeorologi. Ini yang jadi atensi. Kita ingatkan masyarakat berhati-hati,” ulasnya, seraya menambahkan pihak selalu siaga bersama lintas sektor terdiri unsur TNI, Polri, Dishub, Satpol.gus
 

0 Komentar