BPN Tasikmalaya Target Tuntaskan 20 Ribu Bidang Layanan PTSL di Akhir Tahun

Aparat Kantor Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Tasikmalaya, kembali melancarkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2021. Di masa pandemi awal, tahun 2020 garapan program ini sempat kena tunda penuntasan. Kini, di 2021 PTSL kembali dijalankan, dengan alokasi layanan untuk 20 ribu bidang lahan.Di tengah proses pelayanan sertifikat massal ini tahun lalu, harus dihadapkan dengan langkah pencegahan pandemi Covid-19. Menghindari paparan virus dengan pemberlakukan pengurangan jam kantor atau shift. Penyelesaian sertifikat jadinya hanya yang sudah masuk berkasnya. Menunda garapan pengukuran lahan lainnya di pertengahan tahun.“Tahun ini, kita kembali dapat proyeksi pelayanan PTSL untuk Kota Tasik bagi 20 ribu bidang lahan. Kita lagi pacu garap. Target kita layanan ini bisa selesai kuotanya di akhir 2021,” jelas H Dadang Zaenudin SH, koordinator pendaftaran di Seksi Hubungan Hukum BPN Kota Tasikmalaya, kepada Tasikplus.com, mewakili Kepala Badan Pertanahan, Riswan Suhendi SH.Kegiatan PTSL kantor pertanahan, populer di masyarakat sebagai pelayanan penerbitan sertifikat untuk lahan-lahan tanah adat atau milik warga dengan bebas biasa pendaftaran ke kas negara. Awalnya fokus pada kalangan warga kurang mampu. Kini orientasi program lebih ke kepentingan pendataan serta pendaftaran tanah, dengan strategi garap bergiliran antar-wilayah kecamatan.Dalam pelaksanaannya, petugas BPN bersinergi dengan pelibatan perangkat hingga di tingkat kelurahan. Di Kota Tasikmalaya, layanan PTSL tahun ini fokusnya di wilayah Kec. Purbaratu, Indhiang, Cipedes, Tawang, Cihideung, dan satu kelurahan di Kecamatan Kawalu. gus