Harga Komoditas Bahan Sayuran Meroket, Cabai Merah Naik 100%

Bersamaan hujan mengguyur yang melanda beberapa wilayah, beberapa hari ini, sejumlah komoditas bahan sayuran di Kota Tasikmalaya, meroket harganya.
Terlebih untuk jenis harga cabai merah, di Pasar Induk Cikurubuk Kota Tasikmalaya, mengalami kenaikan drastis hingga 100%. Naiknya harga, menyertai cuaca buruk yang melanda Tasikmalaya dan sekitarnya selama sepekan terakhir. 
Sebelumnya, harga cabai merah dijual Rp 25.000 per kilogram dan selama sepekan terakhir harganya naik menjadi Rp 50.000 per kilogramnya. 
Kenaikan harga cabai diduga akibat pasokan dari pengepul berkurang karena gagalnya panen petani akibat hujan deras tiap harinya yang tak henti-hentinya mengguyur beberapa daerah di Priangan Timur, Jawa Barat. 
"Sudah sepekan terakhir ini harga cabai naik dari Rp 25.000 jadi Rp 50.000 per kilogramnya. Harga dari pengepul naik, pasokan berkurang karena katanya panen para petani gagal akibat hujan deras mengguyur tiap harinya," jelas Iwin (45), salah seorang pedagang sayuran di Blok B Pasar Induk Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, Senin (5/10/2020). 
Selain cabai merah, harga cabai rawit pun mengalami kenaikan yang biasanya Rp 20.000 per kilogram, kini naik cukup tinggi yaitu Rp 25.750 per kilogramnya. 
Namun, untuk jenis cabai rawit domba sekarang harganya masih stabil yakni Rp 27.150 dan cabai rawit hijau Rp 22.500 per kilogramnya. 
Iwin mengaku, selain gagal panen petani pemasok utama dari Garut, naiknya harga cabai saat ini dipicu kurangnya pasokan dari petani lokal seperti dari Kecamatan Cisayong dan Taraju dan beberapa sentra pertanian di Kabupaten Tasikmalaya.
Selain cabai merah, harga bawang putih pun kembali mengalami kenaikan dari Rp 23.000 per kilogramnya menjadi Rp 28.000 per kilogramnya. 
"Saat saat ini cabai malah ada kiriman dari Pabuaran, Cirebon," tandasnya. 
Pernyataan Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan, Ketahanan Pangan Kota Tasikmalaya, Tedi Setiadi, Kota Tasikmalaya memang bukan penghasil produk pertanian, termasuk cabai.
"Selama ini memang untuk pemenuhan kebutuhan komoditas sayuran, kita bergantung dari pasokan daerah lain," singkatnya. red