Wini Ingin Wujudkan Pelayanan pada Masyarakat


Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, salah satu instansi layanan publik, keberadaannya kerap menjadi sorotan, lantaran kebutuhan dasar masyarakat, khususnya berkaitan dengan layanan administrasi kependudukan. Tak jarang, jika pelayanannya dianggap kurang memuaskan, ragam celoteh warga senantiasa mewarnai kiprah instansi ini.

Guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tasikmalaya terus melakukan ragam inovasi, diantaranya melalui program PELAKOR atau Petugas Layanan Administrasi Kependudukan Bermotor, kemudian, PDKT, Pelayanan Dokumen Kependudukan Terpadu, lalu ada juga, Pak Godin, Pelayanan Adminiatrasi Kependudukan Go Dinas.

Dan program Si Anaking, Sistem Informasi Antrian Kartu Identitas Anak Keliling. Selain itu, karena situasi saat ini sedang dihadapkan dengan wabah Covid-19, kita berinovasi juga dengan membuat PELAWAK ( Pelayanan Lewat WhatsApp Administasi Kependudukan). Hal itu, seperti diungkap Kadisdukcapil yang baru Hj Wini MSi kepada Tasikplus, Jum'at (27/03).

Ia menambahkan, intinya kami ingin membahagiakan dan memudahkan masyarakat dalam menerima layanan kependudukan, dengan ragam program yang kami gulirkan.

Seperti apa hasil bincang khusus /Tasikplus/ dengan Kepala Disdukcapil Kab. Tasik yang baru, berikut ulasan lengkapnya :

Sebelumnya selamat atas terpilih menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Tasik?

Owh...iya, Terimakasih, mohon do'a dan dukungan dari semua, agar kami bisa menjalankannya dengan baik.

Sebelumnya sempat terpikir akan berada pada posisi saat ini?

Tidak pernah terfikir, untuk menjadi seorang kepala dinas, segala sesuatunya kembali kepada Alloh, tidak ada yang tidak mungkin. Sudah garis tangan, Alloh mentakdirkan saya menjadi seorang kadis, dan Alhamdulillah pak Bupati melantik saya seijin Alloh SWT.

Bagaimana anda memaknai jabatan ini?

Tentu jabatan itu adalah sebuah amanah, semoga saya dapat memangku jabatan ini lebih berkah dan lebih amanah. Amiin.

Anda kan memahami betul kondisi instansi ini, kiat mengawalnya seperti apa?

Mungkin karena sejak awal saya di Disdukcapil, kurang lebih 10 tahun, jadi tahu banyak akan seperti apa Disdukcapil dan bagaimana Disdukcapil untuk menjadi lebih baik lagi.

Saat open Bidding biasa disampaikan gagasan atau program ketika terpilih, barangkali seperti apa?

Saat open bidding saya memaparkan kondisi eksisting Disdukcapil Kab. Tasikmalaya, kemudian bagaimana cara mensikapi kondisi tersebut dan solusinya, serta apa yang harus di kerjakan untuk mensikapi kondisi eksisting itu, sehingga tidak terjadi hambatan dalam pelayanan.

Mensikapi persoalan klasik, kekosongan blanko, selain mengajukan penambahan kuota, ada upaya lain, misal mencetak sendiri blankonya?

Alhamdulillah, sejak Desember tahun lalu, blanko dari pusat sudah membaik. Terkait dengan pengadaan blanko, itu kewenangan pusat, kita tidak bisa mencetak atau melakukan pengadaan sendiri.

Disoal peningkatan pelayanan, langkahnya seperti apa?

Dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan, sebagai bentuk implementasi Permendagri Nomor 19 tahun 2018, kita mencoba berinovasi, walaupun masih minimalis, sesuai dengan kondisi yang ada, diantaranya, ada program PELAKOR atau Petugas Layanan Administrasi Kependudukan Bermotor, kemudian, PDKT, Pelayanan Dokumen Kependudukan Terpadu, lalu ada juga, Pak Godin, Pelayanan Adminiatrasi Kependudukan Go Dinas, dan Si Anaking, Sistem Informasi Antrian Kartu Identitas Anak Keliling. Selain itu, karena situasi saat ini sedang dihadapkan dengan wabah Covid-19, kita berinovasi juga dengan membuat PELAWAK ( Pelayanan Lewat WhatsApp administasi Kependudukan).

Tadi dikatakan soal, seperti apa Dukcapil, dan bagaimana Dukcapil untuk menjadi lebih baik, persisnya langkah tersebut seperti apa?

Kita melihat dulu kondisi eksisting dukcapil seperti apa, baik sarana dan prasarana, kemudian kita gali dan pelajari inovasi apa yang dibutuhkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan tentunya bisa membahagiakan masyarakat, salah satunya dengan konsep DISDUKCAPIL SMART SERVICE

Terakhir, harapan anda?

Harapan nya, saya ingin mewujudkan pelayanan yang bisa membahagiakan masyarakat dan tahu apa yang dibutuhkan oleh masyarakay, ya itu tadi, melalui konsep Disdukcapil Smart Service. (Pid)