Direksi PDAM Tirta Sukapura Buat Sejumlah Terobosan



 
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya terus melakukan ragam upaya guna peningkatan layanan kepada para pelanggan. Baru-baru ini,  PDAM, menerima bantuan dari Kementrian Pekerjaan Umum berupa pergantian pipa utama sepanjang 1,2 kilometer.

Bantuan tersebut, tentu tidak didapat dengan begitu saja, Direksi PDAM Tirta Sukapura sebelumnya coba meyakinkan pemerintah pusat, akan kondisi jaringan pipa utama milik PDAM yang harus segera diganti, mengingat kondisi pipa utama saat ini, sudah berusia puluhan tahun.

Direktur Utama Ir Wawan Darmawan MM, didampingi Direktur Umum Mohamad Alie Imran SE, bersama Direktur Teknik Didin Syahidin ST, saat ditemui di kantornya, Rabu (19/02) pekan lalu mengungkapkan sebelumnya kami sudah melakukan peningkatan kapasitas distribusi untuk wilayah Utara Kota Tasik, mencakup perumahan Mitra Batik, perum Tajur, Cisalak, Bumi Asri, dan daerah sekitarnya.

Alhamdulillah, dengan adanya peningkatan dijalur tersebut (Ir H Juanda) target distribusi air selama 18 jam sudah terpenuhi, sebelumnya, paling hanya mampu distribusi selama enam jam saja. Kemudian, pergantian pipa utama jalur SL Tobing, untuk jalur distribusi Paseh sampai ke Manonjaya, itu juga sama terjadi peningkatan pelayanan, dari semula hanya enam jam, kini menjadi 18 jam, bahkan ada yang 24 jam juga. terangnya.

Lanjutnya, masih dalam rangka optimalisasi peningkatan layanan kepada pelanggan, tahun ini rencananya ada dua paket kegiatan, mudah-mudahan terealisasi. Kabarnya sudah masuk dalam rencana kegiatan pemerintah pusat, dalam hal ini kementrian PUPR, ditahun ini. Kegiatannya sama, berupa revitalisasi pipa  utama untuk distribusi wilayah Cibeureum, dan sekitarnya, mulai dari optik Orbita di jalan Hz Mustofa, sampai kantor kecamatan Cibeureum (lapang Karangsambung), kurang lebih sepanjang tujuh kilometer.

Ia menyebut, kami sudah sampaikan ke pemerintah pusat, terkait kondisi pipa utama distribusi air, yang harus segera dilakukan revitalisasi, mengingat usianya sudah puluhan tahun, sejak dibangun pada tahun 1982/1983, dan masih menggunakan pipa lama jenis ACP. Penggunaan pipa ini sudah tidak direkomendasikan lagi, mengingat tidak ada lagi pabrik yang memproduksi pipa jenis ini, imbasnya ketika terjadi kebocoran kami sedikit kesulitan dalam menanganinya. tuturnya

Didin menambahkan, seluruh pipa utama lama ini nantinya akan diganti pipa PE, kami sudah usulkan ke Kementrian PUPR, namun karena anggaran di pusat juga terbatas, jadi pembangunannya dilakukan secara bertahap, disesuiakan dengan skala prioritas, yang baru teralisasi di jalur Juanda, dan SL Tobing. Sementara rencana pembangunan pipa utama distribusi jalur timur, saat ini dalam tahap koordinasi masalah ijin, khususnya ijin penggunaan jalan.

"Jika pembangunan pipa utama untuk distribusi wilayah timur ini terealisasi, maka baru lima persen pipa utama lama yang sudah diganti dengan pipa baru". Soal berapa besar anggaran untuk rencana pembangunan pipa baru, kita tidak tahu, sepenuhnya kewenangan pusat, kami hanya penerima manfaat saja". bebernya

Lebih lanjut, ia menuturkan, selain melakukan revitalisasi pipa utama, guna memenuhi kebutuhan pelanggan, tahun ini akan bangun Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan (SPAM IKK) baru, berlokasi di Linggamulya Ceumceum Kecamatan Sukarame, dengan kapasitas 20 liter perdetik, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air warga di kecamatan Sukarame, diperkirakan dapat melayani 2 ribu konsumen.

Selain itu, rencana lainnya kita akan menambah instalasi pengolahan air memanfaatkan sungai Ciwulan, lokasinya berada didepan komplek gedung Bupati, dengan kapasitas 250 liter perdetik. Saat ini sudah melangkah ke proses Surat Ijin Pengambilan Air (SIPA), tahun ini kita buatkan dulu DED nya sebagai salah syarat usulan ke Kementrian PUPR. jelasnya

"Jika instalasi pengolahan air Ciwulan ini terealisasi, InsyaAlloh dapat memenuhi kebutuhan pelanggan di Kota dan Kabupaten Tasik, diperkirakan dapat melayani sebanyak 20 ribu pelanggan". Itulah beberapa rencana dan upaya kami dalam rangka meningkatkan pelayanan dan memenuhi kebutuhan air minum untuk warga. pungkasnya. Pid