PPNI DPK RSUD dr Soekardjo Gelar Bakti Sosial

PPNI DPK RSUD dr Soekardjo Gelar Bakti Sosial

Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan bakti sosial, dalam rangka memperingati hari jadi PPNI ke 44, dengan memberikan bantuan kepada panti asuhan dan korban gempa, yang berlangsung Sabtu (17/2).

Ketua DPK PPNI RSUD dr Soekardjo, Dudang Herawan Suseno SKep.Ners MHKes saat diwawancara di lokasi kegiatan mengatakan kegiatan bakti sosial kali ini bertepatan dengan peringatan hari jadi PPNI ke 44, untuk puncak peringatan rencana akan digelar minggu depan.

Penerima bantuan kali ini adalah panti asuhan Darul Ilmi dan korban gempa di Kec. Kawalu, sebetulnya kegiatan seperti ini rutin digelar setiap enam bulan sekali, jadi tidak hanya pada saat peringatan hari jadi saja.

Lanjutnya, bantuan yang kita salurkan, beras 1 kuintal, mie instan, dan sejumlah uang. Untuk nominal uang yang kita salurkan, termasuk untuk korban gempa, total sebesar Rp 13 juta. Seluruh uang tersebut, merupakan hasil rereongan dari rekan-rekan perawat di lingkungan RSUD dr Soekardjo.

Di hari jadi ke 44 kali ini, sesuai tema PPNI atau perawat, "mendukung praktek mandiri keperawatan". Mudah-mudahan kedepan ditiap kelurahan ada perawat yang membuka praktek, sesuai dengan kompetensi dan propesionalismenya.

Ditambahkan Dudang, sejauh ini perawat yang membuka praktek mandiri jumlahnya masih sangat minim, beberapa diantaranya terkendala terbentur pendidikan, sebagian lainnya belum mau membuka praktek, dan hanya sekedar ingin bekerja.

Sekedar untuk diketahui, bahwa propesi perawat itu ada dua, ada perawat vokasional lulusan D3 dan propesional general lulusan S1. Selama ini masyarakat hanya mengetahui bahwa tugas perawat itu hanya sekedar melayani di rumah sakit, padahal perawat juga bisa membuka praktek mandiri, sesuai dengan Undang-undang 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan.

Harapannya, mudah-mudahan peringatan hari jadi kali ini, dapat menjadi motivasi bagi rekan-rekan perawat agar bisa membuka praktek mandiri, agar keberadaan perawat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Oleh: Hapid