GUCiTUM5GSW7BSYoTUCpTSYp
Berita
Update

Pemerintah Kota Tasikmalaya Targetkan Fasilitasi Sekolah Rakyat Permanen di Triwulan I Tahun Depan

Ukuran huruf
Print 0

Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan di satu kunjungan ke SR Terintegrasi 41 Kota Tasikmalaya, mengakrabi hangat seorang siswa, tepatnya di acara pengenalan lingkungan sekolah.

Tasikplus.com-Tak saja mendukung tapi meyakini penting dan manfaatnya. Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya, menargetkan sokongan pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SR) permanen pada tahun depan. Saat ini aktivitas KBM di SR Terintegrasi sudah berlangsung setelah beroperasi sekitar setahun lalu. 

Sebutannya mulai populer dengan Sekolah Rakyat 41 Kota Tasikmalaya, berlokasi di Jalan Gubernur Sewaka, Kelurahan Sambongpari, Kecamatan Mangkubumi. Saat seremoni peresmian pada September 2025, terungkap beberapa pernyataan anak dan orangtua yang menyambut atau merasa terbantu hadirnya sekolah Rakyat. 

“Kita menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat permanen memasuki triwulan pertama 2027. Saat ini kita masih menunggu proses pengadaan lahan untuk pembangunan sekolah ini”, ujar Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan ST MBA, saat menghadiri kegiatan Open House Sambara Karya 2026 di Sekolah Rakyat 41 Kota Tasikmalaya, Kamis (8/10/26). 

Kegiatan open house menandai satu tahun operasional Sekolah Rakyat 41 Tasikmalaya. Dalam kegiatan itu, para siswa menampilkan berbagai kreativitas dan karya, di antara siswa menampilkan berpidato dalam tiga bahasa. Kegiatan belajar mengajar (KBM) SR 41 Kota Tasikmalaya sementara masih menggunakan satu bangunan yang bukan milik sendiri. 

Dalam pernyataannya, Wali Kota Viman menilai, perkembangan Sekolah Rakyat selama satu tahun telah berjalan sesuai harapan. Saat ini memiliki tiga rombongan belajar (rombel). keberadaan sekolah memberikan harapan baru bagi para siswa yang sebelumnya pesimis masa depan. Perwujudan SR diproyeksikan bagi mereka asal keluarga kurang beruntung atau prasejahtera. 

Selain menargetkan lahan-bangunan yang permanen, pemerintah daerah ini juga menyiapkan dukungan kebutuhan lain sekolah. Salah satunya ruang perpustakaan. Berdasar informasi, Perpustakaan Nasional (Perpusnas) akan mendukung penyediaan 3.000 buku, sementara Pemkot Tasikmalaya, akan mengupayakan penyewaan ruangan yang dapat digunakan sebagai perpustakaan.

Masih di kesempatan sama, wali kota menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah dan para guru yang telah menjalankan tugas dengan baik, membina para siswa, seraya menambahkan, mendampingi siswa Sekolah Rakyat memiliki tantangan tersendiri.

Ajakan dan harapan wali kota seterusnya, ke depan Sekolah Rakyat dapat menjadi opsi-opsi yang dijalankan dalam upaya memutus rantai kemiskinan di Kota Tasikmalaya, tentunya melalui kesempatan pelayanan pendidikan dalam optimisme membangun masa depan yang lebih baik bagi para siswa.

Jembatani kesenjangan

Sebagaimana banyak dikabarkan, SR Terintegrasi merupakan program pemerintah pusat di era pemerintahan saat ini. Di antara maksud pemerintah menjadikan ini realisasi memutus rantai kemiskinan. Proyeksinya, sekolah rakyat ini bisa terus dikembangkan. Sebagaimana laporan masih banyak anak yang tidak bisa melanjutkan sekolah ke tingkat SMA atau SMK karena ketidakmampuan ekonomi.


Kehadirannya dalam penuh optimistis menjadi solusi alternatif pelayanan pendidikan untuk menjembatani kesenjangan, sekaligus menjadikan pembelajaran yang fleksibel dan merangkul semua kalangan untuk bisa mengenyam pendidikan secara layak. red

Pemerintah Kota Tasikmalaya Targetkan Fasilitasi Sekolah Rakyat Permanen di Triwulan I Tahun Depan
Periksa Juga
Next Post

0Komentar



Tautan berhasil disalin