Tasikplus.com-Komitmen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya, untuk terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan melalui kolaborasi dengan eksternal, teranyar ini bersama Pemkot Tasikmalaya, meluncurkan Program Literasi Keuangan Tasikmalaya CAANG (CerdAs keuANGan).
Program Tasikmalaya CAANG merupakan implementasi sinergi OJK dengan pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan edukasi keuangan, melalui pendekatan multiplier effect, yaitu membentuk agen literasi keuangan di berbagai lapisan masyarakat agar edukasi dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, masif, dan berkelanjutan.
Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati mengatakan Program Tasikmalaya CAANG merupakan wujud sinergi yang berorientasi pada keberlanjutan dalam membangun budaya cerdas keuangan di tengah masyarakat.
“Tasikmalaya CAANG bukan sekadar rangkaian kegiatan edukasi, tetapi merupakan gerakan bersama untuk membangun masyarakat yang cerdas keuangan. Melalui pendekatan multiplier effect, setiap peserta diharapkan menjadi agen literasi keuangan yang mampu menyebarluaskan edukasi kepada keluarga, lingkungan, dan masyarakat sekitarnya”, paparnya.
Harapannya, manfaat literasi keuangan dapat terus berkembang, memberikan dampak nyata, serta mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih terlindungi, berdaya, dan sejahtera. Sasaran edukasi programnya meliputi pelajar, mahasiswa, tenaga pendidik, penyuluh agama, Babinsa dan anggota Kodim, Karang Taruna, pelaku UMKM, aparatur pemerintah, hingga masyarakat umum.
Program Tasikmalaya CAANG dilaksanakan melalui kolaborasi multipihak yang melibatkan Pemerintah Kota Tasikmalaya, OJK Tasikmalaya, Kementerian Agama Kota Tasikmalaya, Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, TNI, perguruan tinggi, sekolah, PUJK, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, media massa, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Hingga Semester I 2026, Program Tasikmalaya CAANG telah menjangkau lebih dari 58 ribu peserta edukasi keuangan secara langsung. Selain itu, program ini telah membentuk berbagai agen literasi keuangan, antara lain penyuluh agama, Babinsa dan anggota Kodim, Karang Taruna, tenaga pendidik, serta mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Literasi Keuangan.
Melalui pendekatan multiplier effect, para agen literasi keuangan ini diproyeksikan mampu menjangkau lebih dari 98 ribu masyarakat di Kota Tasikmalaya. Jangkauan tersebut belum termasuk penyebarluasan edukasi melalui media informasi digital, videotron milik Pemerintah Kota Tasikmalaya, maupun berbagai kanal komunikasi yang dimanfaatkan para agen literasi keuangan di lingkungan masing-masing.
Ke depan, OJK Tasikmalaya bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya akan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar Program Tasikmalaya CAANG menjadi gerakan literasi keuangan yang berkelanjutan.
Melalui program ini, masyarakat diharapkan semakin memahami dan memanfaatkan produk serta layanan jasa keuangan yang legal, aman, dan sesuai kebutuhan, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta mendukung terwujudnya pembangunan Kota Tasikmalaya yang inklusif dan berkelanjutan. red/rls

0Komentar