Tasikplus.com-Kehadiran sosok ketua PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia) Kota Tasikmalaya, dalam harap segera terisi. Guna bergerak perannya organisasi olahraga ini. Menjalankan fungsinya, memfasilitasi, mengorganisir pengembangan pembinaan olahraga.
Cukup lama kekosongan nakhoda PTMSI Kota Tasikmalaya selepas H Mamat, ketua lamanya yang kala itu masih menjabat, meninggal sekitar setahun lalu. Dalam jeda kekosongan itu lantas sempat diisi seorang Plt (pelaksana tugas) ketua PTMSI hingga April lalu.
Menelusuri kekosongan ini, Tasikplus.com mendapati informasi di lingkup organ PTMSI Kota Tasikmalaya, klaimnya, itu tengah jadi cukup bahasan, tengah jadi cukup perhatian pemilihan ketua. Termasuk pelaksanaan pemilihan melalui muscablub.
Seperti dikemukakan Sekum PTMSI Kota Tasikmalaya, Asep Saepul Mikdar, hadirnya ketua PTMSI sangat dirasakan penting. “Karenanya, itu tengah terus mewacana, tengah jadi pemikiran, kapan kita dapat tetapkan ketua hingga organ lainnya PTMSI Kota Tasikmalaya”, aku Asep saat dihubungi, Rabu (24/6/26).
Ia juga menandaskan, roda organisasi memang berjalan hingga saat ini. Namun lebih pada kegiatan administratif, persuratan, mendukung even-even pertandingan. Nah, lebih dari itu dengan apa yang menjadi kapasitas ketua, tak bisa dilakukan”, bebernya.
Ketersendatan efek kekosongan itu juga, pada informasi lainnya, sempat cukup dirasakan halnya belum lama berselang menghadapi ajang BK Porprov, kendala kebijakan yang harus diambil posisi ketua sebagaimana AD/ART tak dapat diambil. Persoalan bisa melebar sebagaimana kegiatan Porprov Jabar yang akan berlanjut evennya pada November mendatang.
“Jadi, pengisian posisi ketua ini penting, dan saat ini kita tengah cukup fokus, dalam harap bisa menghadirkan ketua baru PTMSI Kota Tasikmalaya, hingga bisa menyelenggarakan muscablub, sebagaimana itu mekanisme pemilihan. Kita tengah terus mengonsolidasikan perhatian ini di internal organ PTMSI”, tambah Asep.
Seperti diberitakan sebelumnya, cukup lama posisi ketua PTMSI Kota Tasikmalaya absen. Ada kesan kevakuman debut organisasi. Cukup jadi pertanyaan kalangan pehobi, atlet, dan tokoh club-club tenis meja di masyarakat, kapan utuhnya terbentuk kepengurusan PTMSI Kota Tasikmalaya.
Apalagi belakangan olahraga tenis meja tengah cukup digandrungi. Berbagai kalangan seperti menjadikan olahraga pingpong ini jadi pilihan. Bertebaran club-club PTM. Diikuti penyelenggaraan ajang-ajang turnamen yang bisa berlangsung tiap pekan, diselenggarakan club-club PTM di masyarakat. gus

0Komentar