Tasikplus.com-Pemerintah Kabupaten Sumedang, menetapkan sejumlah fokus penguatan akses keuangan inklusif dan berkelanjutan pada 2026. Penetapan itu dalam Rapat Pleno TPAKD Kabupaten Sumedang bersama Otoritas Jasa Keuangan Tasikmalaya.
Seperti mengemuka dalam rapat pleno, arah fokus penguatan akses keuangan itu melalui pengembangan keuangan syariah, peningkatan kapasitas UMKM, perluasan partisipasi investor ritel, serta pemberdayaan ekonomi berbasis desa untuk semakin mendorong perekonomian daerah.
Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati menyampaikan, program kerja TPAKD Kabupaten Sumedang tahun 2026 telah disusun selaras dengan Roadmap TPAKD 2026–2030 serta kebijakan nasional dalam rangka peningkatan literasi dan inklusi keuangan.
“TPAKD dinilai memiliki peran strategis sebagai forum sinergi di daerah untuk mendorong akses pembiayaan yang lebih merata, berkualitas, dan berdampak nyata bagi perekonomian masyarakat,” kata Nofa, dalam rapat pleno, Kamis.
Keberhasilan TPAKD Sumedang sepanjang 2025 menjadi fondasi yang kuat dalam penguatan kualitas program ke depan. Prestasi Kabupaten Sumedang sebagai Pemenang TPAKD Award 2025 Wilayah Jawa–Bali mencerminkan efektivitas kolaborasi antarpemangku kepentingan serta konsistensi pelaksanaan program yang tepat sasaran.
Sementara itu, Asisten Daerah Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Sumedang, Asep Uus Ruspandi menyebutkan, kinerja TPAKD Sumedang pada tahun 2025 menunjukkan hasil yang sangat positif. Seluruh program kerja TPAKD melampaui target.
Program kerja meliputi Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Lakupandai), Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir, business matching UMKM, serta program literasi dan inklusi pasar modal.
Rapat Pleno juga membahas pengembangan sejumlah program baru pada tahun 2026, antara lain optimalisasi keuangan syariah di lingkungan pesantren, penguatan business matching sektor pertanian dan UMKM perempuan, peningkatan partisipasi investor saham di kalangan masyarakat produktif, serta pemberdayaan desa wisata sebagai penggerak ekonomi lokal.
Dukungan terhadap arah program kerja tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, yang berharap program-program TPAKD mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat, mendorong aktivitas ekonomi produktif, serta memperkuat kemandirian ekonomi daerah secara berkelanjutan melalui sinergi lintas pemangku kepentingan.
Dalam kesempatan tersebut, OJK menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelaksanaan program kerja TPAKD Kabupaten Sumedang. Tidak hanya dari sisi pencapaian kuantitatif, tetapi juga peningkatan kualitas program agar memberikan dampak yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat. red/rls



0Komentar