Ciamis, Tasikplus.com-Jemaah Majelis Taklim Muslimat Masjid Agung Ciamis, Selasa (10/2/26), mendapat edukasi sistem keuangan syariah dari kantor OJK Tasikmalaya. Kegiatan edukasi berlangsung di Masjid Agung Ciamis.
Sekitar 2.000 orang jemaah hadir dalam kegiatan itu. Ketua Umum Majelis Taklim Masjid Agung, Talbiyah, sebelumnya membuka acara. Ia pun menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan edukasi keuangan yang digelar OJK.
Menjelang bulan puasa, ia pun sempat menekankan pentingnya kesiapan pengelolaan keuangan keluarga di bulan Ramadan, khususnya bagi kaum perempuan, agar lebih terencana, bijak, dan selaras dengan prinsip syariah.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya terus mendorong peningkatan literasi-inklusi keuangan syariah pada berbagai kalangan. Terlebih kini menjabarkan Gerakan Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah (GERAKS Syariah).
GERAKS Syariah merupakan inisiatif nasional OJK. Bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah secara masif, terstruktur, dan berkelanjutan melalui pendekatan komunitas dan nilai-nilai keagamaan.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mengelola keuangan, memahami produk dan layanan keuangan syariah sekaligus memperkuat pelindungan konsumen.
Pada kegiatan edukasi ini, OJK Tasikmalaya menyampaikan berbagai materi keuangan syariah yang aplikatif. Salah satunya, tips mengatur keuangan keluarga selama bulan Ramadan, termasuk perencanaan anggaran, pengendalian pengeluaran, serta pemilihan produk keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah.
Materi edukasi disampaikan oleh Andriani Alfiah Kurnia, asisten manajer Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Tasikmalaya.
Dalam pemaparannya, Andriani menekankan peran strategis perempuan, khususnya ibu, dalam mengelola keuangan rumah tangga, terutama menjelang dan selama bulan Ramadan, agar kebutuhan ibadah, konsumsi, dan perencanaan keuangan tetap seimbang.
Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap penawaran investasi dan pinjaman ilegal, serta penggunaan produk dan layanan keuangan yang berada di bawah pengawasan OJK.
Kegiatan edukasi ini menjadi rangkaian awal pelaksanaan GERAKS Syariah di wilayah Priangan Timur, sekaligus diharapkan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pengelolaan keuangan keluarga. red/rls



0Komentar