Tasikplus.com-Berlangsung di Aula Bappelitbangda Kota Tasikmalaya, Selasa (6/12/25). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengukuhkan Nofa Hermawati sebagai kepala OJK Tasikmalaya. Ia menggantikan pejabat sebelumnya, Melati Usman.
Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara, dan Kepala OJK Provinsi Jawa Barat Darwisman, menghadiri acara itu. Tampak juga anggota Komisi XI DPR RI Shohibul Imam.
Tentunya pemimpin daerah dalam wilayah kerja OJK Tasikmalaya, mulai Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, Wali Kota Banjar Sudarsono, beserta jajaran unsur Forkopimda serta pimpinan industri jasa keuangan, kalangan tokoh masyarakat, dll.
Mengemuka dalam acara pengukuhan itu sebagai hal biasa dalam kelembagaan, penyegaran, sekaligus merupakan bagian dari upaya OJK memperkuat organisasi serta pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan sektor jasa keuangan di daerah.
Mirza Adityaswara dalam sambutannya menyampaikan, pasca-ditetapkannya Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor keuangan (UU P2SK), OJK memperoleh kewenangan yang semakin luas, termasuk pendelegasian fungsi pengawasan yang semakin besar kepada Kantor OJK di daerah.
Kondisi tersebut menuntut kesiapan pimpinan OJK di daerah bekerja dengan profesionalisme, integritas, serta kemampuan menjalin komunikasi dan kerja sama yang efektif dengan seluruh pemangku kepentingan.
Berbagai strategi dan kebijakan OJK tidak akan berjalan sukses tanpa adanya kerja sama dan kolaborasi yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan di daerah.
“Oleh karena itu saya berpesan, seluruh pemimpin satuan kerja di OJK, selalu bersinergi dengan stakeholder, demi terwujudnya sektor jasa keuangan yang berdaya saing dan berperan optimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas,” pinta Mirza.
Pada kesempatan sama, Viman Alfarizi Ramadhan mengungkapkan, OJK memiliki peran strategis mengedukasi masyarakat halnya dengan bahaya pinjaman online ilegal, judi online dan bank emok di wilayah Priangan Timur.
Menurutnya kegiatan edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami dari pemerintah daerah memandang OJK dan industri jasa jeuangan sebagai mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, memperkuat UMKM serta memastikan lembaga jasa keuangan yang beroperasi di daerah berjalan sehat dan bertanggung jawab,” harap Viman.
Pada rangkaian sambutannya, Nofa Hermawati menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan dengan pemerintah daerah, industri jasa keuangan, serta seluruh pemangku kepentingan.
“Salah satu fokus utama ke depan adalah peningkatan literasi dan inklusi keuangan, agar keberadaan dan peran OJK Tasikmalaya semakin dirasakan masyarakat khususnya di Priangan Timur,” kata Nofa. gus



0Komentar