“Food Festival & Display Product” Unjuk Kemampuan Mahasiswa Akpar Siliwangi

 

Seluruh undangan yang hadir, di pengujung even memasuki ruang Restoran Pakuan, untuk melihat dan menikmati sajian aneka olah makanan di Food Festival & Diplay Product mahasiswa Akpar Siliwangi.

Satu even kemeriahan pada Kamis siang lalu, tersuguh di sisi sudut barat kompleks kampus Akpar (Akademi Pariwisata) Siliwangi Kota Tasikmalaya. Terhelat digelar kampus Akpar Siliwangi, Food Festival & Display Product 2022, karya mahasiswa. Diteruskan peresmian dua gedung penunjang akademik Akpar dan penampilan hiburan musik.

Menghadiri kegiatan itu berbagai kalangan. Tentunya pimpinan yayasan penaung Akpar Siliwangi yakni, Yayasan Universitas Siliwangi (YUS), pejabat dari Dispora Budpar Kota Tasikmalaya, ketua PHRI dan para manager hotel/restorat, ketua ICA, para guru jenjang SMA/SMK, aktivis ormawa, para siswa perwakilan sejumlah SMA/SMK.

Di ruang utama Restoran Pakuan Akpar Siliwangi, tampak aneka saji olah makan yang dikonsep, diolah, disuguhkan penuh tata apik para mahasiswa. Di ruang depan restoran, disiapkan ragam minuman dari kelompok minuman biasa, minuman segar berbahan buah-buahan, dan kopi yang diracik barista.

Direktur Akpar Siliwangi Tasikmalaya, Hj Tuti Iriani, dalam pernyataannya menerangkan, ajang display product sebagai salah satu syarat kelulusan tugas akhir mahasiswa jenjang akademik program Diploma III Pariwisata jurusan Perhotelan Akpar Siliwangi Tasikmalaya.

Pesertanya kali ini 55 orang. Penyelenggaraan display product untuk menguji kemampuan mereka bidang divisi restoran dengan standar hotel berbintang. Pada konsep lain, kegiatan itu menjadi media bertemunya elemen kampus/mahasiswa dengan kalangan industri yang memberi masukan tren kompetensi yang dibutuhkan kekinian.

Para penguji display product melibatkan pihak eksternal atau bekerja sama dengan dunia industri. Melibatkan beberapa general manager hotel, pengurus PHRI, dan Indonesia Chef Assosiasent (ICA).

Komponen yang diharapkan tumbuh dari kegiatan ini, ungkap Hj Tuti, mahasiswa berpikir kreatif dan berjiwa mandiri. Mempunyai hubungan interpersonal yang baik (good atitude), berkomunikasi secara efektif, punya kemampuan pengelolaan diri (emotical control), dapat berkompetisi dalam dunia kerja, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Sekilas dengan semarak sajian pada ajang itu tersuguh makanan khas Nusantara dan Eropa, dalam kategori makanan pembuka, berupa pastri atau kue-kuehan, lalu makanan penyerta, ragam desert (makanan penutup), sampai kitchen berupa satu set menu makan siang. gus
 

0 Komentar