Gema “Lansia Terawat, Indonesia Bermartabat” di Momentum HLUN XVIII Jabar

Puncak HLUN XXVIII Jabar menghadirkan 2.000 warga lansia asal sekolah lansia dan komunitas lansia. Dipusatkan di Gedung DOME Bale Rame Sabilulungan, Soreang Bandung. Diisi beberapa pertunjukan dan kreasi.
Tasikplus.com-Seperti biasa diperingati. Memasuki tanggal 29 Mei setiap tahun berlangsung peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN). Momentum itu di tahun 2024 ini memasuki HLUN XXVIII. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jabar, mengonsentrasikan puncak perayaan itu, Rabu (29/5).

Dilangsungkan di Gedung DOME Bale Rame Sabilulungan, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar). Menghadirkan para siswa sekolah lansia se-Jawa Barat yang berasal dari berbagai latar belakang sosial. Diisi berbagai pertunjukan dan kreasi. Bertema “Lansia Terawat, Indonesia Bermartabat”.

Mengemuka dalam laporan kegiatan, ada 2.000 orang asal sekolah lansia dan komunitas lansia hadir dalam acara puncak peringatan HLUN XXVIII/2024. Penyelenggaraan HLUN sebagai apresiasi kepada lansia. Disemarakkan baksos, layanan kesehatan, layanan pemenuhan hak sipil, kampanye sosial kelanjutusiaan, lomba kreativitas lanjut usia, senam lansia, webinar, dan yang lainnya.

Kepala BKKBN yang diwakili Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN, Nopian Andusti mengungkapkan, pihaknya bekerja sama dengan Yayasan Indonesia Ramah Lansia (IRL) telah memelopori kegiatan peningkatan kualitas hidup lansia dalam bentuk Sekolah Lansia. Dikembangkan kolaborasi pentahelix Indonesia Ramah Lansia-BKKBN, Komunitas Lansia, korporasi dan masyarakat.

“Yayasan Indonesia Ramah Lansia telah mengembangkan sebanyak 88 sekolah lansia di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, diikuti lebih dari 6000 siswa. Sejak tahun 2023, bekerja sama dengan BKKBN, upaya pemberdayaan lansia dilakukan dengan mengintegrasikan Sekolah Lansia di Bina Keluarga Lansia (SL-BKL),” beber Nopian.

Sekolah lansia adalah model pendidikan nonformal bagi lanjut usia dengan menerapkan kurikulum terpadu yang memanfaatkan latihan, permainan, dan senam untuk memberikan pengetahuan kepada peserta bagaimana menjaga kemandirian dan mencegah penyakit degeneratif.

Masih menurut Nopian, jumlah lansia terus meningkat setiap tahun. Bahkan sejak tahun 2021, Indonesia telah memasuki struktur penduduk tua (//ageing population//), dengan rasio 1 dari 10 penduduk adalah lansia. Versi BPS 2023, penduduk Indonesia yang memasuki usia lansia diperkirakan 11,75% dari total keseluruhan populasi Indonesia (280 juta) atau sekitar 32,9 juta jiwa.

Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2023, sebanyak 53,93% lansia bekerja pada tahun 2023. Namun, sebanyak 30,10% lansia mengurus rumah tangga, 15,27% lansia melakukan kegiatan lainnya, dan hanya sebesar 0,70% merupakan lansia pengangguran atau mencari pekerjaan.

Mengupayakan peningkatan kesejahteraan
Plh. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dodo Suhendar, mewakili Pj. Gubernur Jawa Barat mengemukakan, Provinsi Jawa Barat saat ini telah memasuki //ageing population// dengan jumlah warga lansia telah mencapai 11.75% atau sedikitnya ada lebih dari 5 juta lansia dari total populasi penduduk Jabar.

Fenomena ini, sambungnya, menghadirkan tantangan sekaligus peluang yang perlu disikapi dengan bijaksana. Terdapat beberapa langkah mengupayakan peningkatan kesejahteraan para lansia di Jawa Barat, Pemprov menghadirkan berbagai program di antaranya membangun dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi lanjut usia.

Kemudian, mempermudah akses pendidikan dan pelatihan bagi lanjut usia, menciptakan lapangan pekerjaan bagi lanjut usia yang masih ingin berkarya. Membangun infrastruktur yang ramah lanjut usia seperti taman dan ruang publik, melestarikan nilai-nilai budaya dan tradisi yang berkaitan dengan lanjut usia, penguatan program Bangga Kencana.

“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk selalu menghormati dan menghargai para lanjut usia. Memberikan perhatian dan kasih sayang kepada para lanjut usia, serta menciptakan lingkungan yang ramah dan inklusif bagi lanjut usia," pungkasnya.

Adapun rangkaian kegiatan puncak peringatan HLUN 2024 kali ini terdiri pelatihan Instruktur Sekolah Lansia, kolaborasi internasional bersama mahasiswa asing dari Singapura dan Filipina.

Kecuali itu ada lomba-lomba meliputi: Rekap Kegiatan Lansia, Vokal grup, Stand up Komedi Lansia, Lomba yel-yel Sekolah lansia dan lansia bercerita, tali asih dan home visit untuk lansia yang sedang sakit, launching Buku 'Growing Old Purplelly' hasil karya duta lansia IRL Jabar, prosesi wisuda sekolah lansia, dan acara puncak Hari Lanjut Usia Nasional. gus/rls
 

0 Komentar