Tempat Wisata di Kota Tasik Dipersilakan Buka saat Lebaran

Situ Gede merupakan satu lokasi wisata di Kota Tasik, banyak jadi sasaran keluarga pengunjungnya di saat libur

Seperti biasanya, memasuki momentum liburan Lebaran, dimanfaatkan banyak masyarakat berekreasi selain saling kunjung saudara. Potret di lokasi-lokasi wisata memadat pengunjungnya beberapa hari. 

Kebijakan pemerintah Kota Tasikmalaya, akan membolehkan pengelola kepariwisataan buka di hari raya Idul Fitri nanti, atau mengizinkan tempat wisata beroperasi saat Lebaran/Idul Fitri 1442 Hijriah ini.

Kebijakan itu dilakukan pemerintah kota ini, disebut-sebut sebagai bentuk atau upaya mendukung langkah pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang digencarkan pemerintah pusat.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tasikmalaya, H Muhammad Yusuf mengatakan, meski ada larangan mudik, tetapi tidak ada larangan khusus bagi sektor pariwisata buka.

Pada persepsi lain, aktivitas di tempat wisata akan sangat mendukung pemulihan ekonomi nasional. Karena itu, tempat-tempat wisata di Kota Tasik kemungkinan besar akan tetap diizinkan beroperasi.

Meski bisa dalam kenyataan, ada yang buka ada yang tidak. "Mungkin nanti ada yang dibuka dan tidak, tapi saya lebih ingin semua dibuka. Ini terkait dengan pemulihan ekonomi nasional," jelas Yusuf, Ahad lalu.

Yang ditegaskannya kemudian, segala bentuk aktivitas di tempat wisata harus tetap menerapkan protokol kesehatan ketat. Mulai dari memakai masker, tidak banyak berkerumun, dan mencuci tangan pakai sabun di air mengalir.

"Nanti tim Satgas Covid-19 akan memantau terus penerapan prokes di setiap tempat wisata. Di samping itu, patroli prokes pun akan terus dilakukan untuk mengatasi kerumunan orang," terangnya.

Dia menambahkan, saat ini Kota Tasik masih berada di zona oranye. Ia berharap status zona Kota Tasikmalaya bisa turun ke zona kuning bahkan hingga ke hijau. red