Petugas Cegah Aksi Balapan Liar Jelang Berbuka Puasa

Cegah aksi anak muda balapan liar sepeda motor, anggota Polsek Indihiang, Polres Tasikmalaya, merazianya di ruas Jl Mangin 

Tak mau menolelir potensi gangguan kamtibmas (keamanan ketertiban masyarakat). Petugas di Polsek Indhiang, Polres Tasikmalaya Kota, berulang kali mangkal gelar operasi balapan liar di ruas jalan tembus wilayah Kec.Mangkubumi – Indihiang (Mangin) Kota Tasikmalaya.

Para pelaku balapan liar yang rata-rata berusia anak baru gede (ABG) di lokasi, spontan berhamburan kabur saat kedatangan petugas, seperti saat operasi hari Jumat (23/4) sore. Ada gelagat juga dengan sepintas lengangnya lokasi balapan operasi petugas lebih dulu sampai, sehingga sebagian sudah hengkang.

Pada razia balapan motor itu langsung dipimpin Kapolsek Indihiang, Kompol Didik Rohim Hadi, yang terus menyisir jalanan memanjang rata menyerupai by pass itu. Ajang balapan berlangsung sore menjelang berbuka puasa. Aksi balapan cukup rawan menimbulkan kecelakaan di lokasi jalan yang ramai pengguna umum itu.

Kapolsek Didik Rohim saat ditanya mengaku, razia pihaknya dilakukan berdasar laporan dari masyarakat yang menyebutkan di lokasi tersebut kerap digunakan aksi balap liar anak-anak remaja. Tak mengabaikan informasi, pihaknya langsung turun ke lokasi.

"Setelah mendapat laporan, petugas langsung melakukan patroli, dan benar ada balap liar," kata Kompol Didik Rohim Hadi, Jumat malam. Beberapa saat usai operasi, petugas mengamankan beberapa unit motor selain membubarkan ajangnya. Motor yang diamankan setelah terindikasi pelaku balapan dan kedapatan tak dilengkapi surat-surat kendaraannya.

Kapolsek ini menambahkan, balap liar memang sering dilakukan di waktu tertentu, terutama sekarang menjelang berbuka puasa. "Polisi akan terus melakukan patroli untuk menekana aksi liar balapan motor ini," pungkas kapolsek.

Selain membubarkan aksi balapan liar, jajaran kepolisian di polsek ini pada hari yang sama mendatangi para penjual kembang api di wilayahnya. Mereka mengimbau para pedagang tak menjual petasan yang dapat mengganggu suasana khidmat Ramadan. red