Reses Terakhir Ali Rasyid, Mancing dan Ngubek Balong Bareng Warga




Selama hampir delapan hari, Anggota DPRD Jawa Barat, Ali Rasyid "kukurilingan" mendatangi simpul-simpul masyarakat di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya untuk menampung dan mendengar aspirasi masyarakat.

Sejak Senin (2/3/2020) hingga Selasa (10/3/2020) Anggota DPRD Jabar dari Fraksi Partai Gerindra itu menggelar reses II masa sidang tahun 2019/2020.

Dan agenda reses tersebut ditutup dengan mancing bersama warga dan ngubek balong di Kampung Sindangwangi, Kelurahan Cibunigeulis Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya.

Usai menyampaikan keluhan dan harapan kepada wakilnya di DPRD, ratusan warga langsung menuju kolam ikan untuk beradu keberuntungan memancing ikan.

Ada tiga kolam ikan yang disiapkan tim Ali Rasyid yang sudah ditebar ikan untuk dijadikan tempat mancing warga. Alhasil lokasi kolam pun penuh sesak oleh warga yang sudah menyiapkan joran dan pakannya.

Kolam yang biasanya sepi "ngadadak" ramai, apalagi saat para pemancing berhasil menangkap ikan dengan kailnya. Raut muka warga terlihat bahagia karena bisa mancing ikan dengan gratis. Yang membuat warga senang ikannya mudah di pancing.

Keceriaan warga pun membuncah ketika kaum ibu dan anak-anak ngubyag balong. Kolam yang ukurannya kecil ditanami ikan lebih dari satu kuintal. Sehingga para ibu-ibu bisa dengan mudah mengambil ikan meskipun denga berbekal sair dan peralatan seadanya.

"Kami sangat bangga bisa melihat kecerian warga. Silaturahmi antara saya sebagai wakil rakyat di DPRD terasa dekat ketika dikemas dengan kegiatan yang memang sangat disukai masyarakat," kata Ali Rasyid.

Sementara itu, dalam reses tersebut masyarakat mengharapkan agar infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Bungursari diperbaiki dan diperhatikan oleh pemerintah. Sehingga akses jalan bisa bagus untuk menopang ekonomi masyarakat.

Warga juga memintaa agar di Kelurahan Sindangwangi dipasang lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) karena lokasi Sindangwsngi berada di pinggiran Kota dan berbatasan dengan wilayah Kabupaten yang kondisinya masih banyak daerah yang gelap dari penerangan.

"Warga juga tadi menyampaikan keinginannya agar pemerintah bisa membantu membangun madrasah diniyah untuk sarana pendidikan keagaman. Dan semuanya kami tampung," ujar Ali Rasyid.* Latif