Jangan Sakiti Kami dengan Tiga Kata Ini



Bagi masyarakat Tasikmalaya dan sekitarnya, rasanya sudah tidak asing lagi dengan sosok satu ini. Namanya Acep Yunus Imanudin. Ya, dia adalah seorang disabilitas. Bukan hanya penyandang disabilitas, lelaki 25 tahun bertempat tinggal di Kp. Aboh, Kel. Sukamulya, Kec. Bungursari, Kota Tasik ini juga adalah pejuang disabilitas. Banyak kepentingan kaum disabilitas yang ia suarakan kepada pemerintah. Penyediaan sarana bagi kaum disabilitas pada fasilitas umum, salah satunya.

Sejak lahir Acep ditakdirkan tidak memiliki kedua kaki. Organ tubuhnya hanya dari pinggang ke atas. Meski memiliki keterbataaan, ia menolak iba. Pantang baginya untuk memelas kasih. Baginya, ia tak beda dengan orang-orang di luar sana. Orang lain bisa, kenapa kami tidak? Begitu yang tertanam di benak ia dan teman-temannya. Tak pelak, Acep yang dijuluki pemuda inspiratif ini kerap diundang banyak pihak untuk memberi motivasi hidup. Karena itu pula, Acep didaulat sebagai Duta Disabilitas Kota Tasikmalaya.

Untuk menutupi kebutuhan hidup sehari-hari, Acep berjualan aneka makanan ringan seperti keripik singkong, keripik pisang, keripik talas, keripik ubi, kacang bawang, kacang polong, kacang atom dan sukro. Sasaran jualnya bukan hanya di wilayah Tasik saja, tapi juga sampai ke Bandung. Malah sesekali ia ke Klaten. Kala berjualan, Acep berbekal papan yang telah dimodifikasi sebagai alat bantunya.

Dalam obrolan khusus bersama Tasikplus, ia mengungkapkan bahwa dirinya selalu berpegang pada rumus 3D plus NTB sebagai pedoman hidupnya. 3D dimaksud yaitu: Dijalani, Dinikmati dan Disyukuri. Adapun NTB kepanjangan dari Niat, Tekad, Berani.

"Apa yang saya lakukan (bekerja) adalah jawaban atas apa yang sampaikan tadi di awal. Kalau kalian bisa (bekerja), kenapa kami tidak. Oleh sebab itu, jangan sesekali anggap remeh kaum kami. Apalagi menyakiti kami dengan lontaran kata (tidak) normal, sempurna dan cacat. Setiap penyandang disabilitas saya pastikan tidak senang bahkan cenderung tersinggung bila mendengar kata-kata itu saat berbicara dengan kami," paparnya.

Sebelum menutup percakapannya, Acep Yunus sempat menyampaikan bahwa saat ini ia memiliki target 3M. Menikah, Mengumrohkan orang tua dan Membuka Usaha.

"Kalau membuka usaha kan sudah. Soal menikah, Insya Alloh tahun ini. Calonnya orang Bandung. Ikhwal mengumrohkan orang tua, saya masih terus berjuang mengumpulkan uangnya. Do'akan ya, semoga cepat terkabul, Aamiin," pungkasnya. ter