Terungkap Eksekutor Pembunuhan Delis Sulistina siswi Kelas VII SMPN 6 Tasikmalaya Adalah Ayah Kandungnya Sendiri








 Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota akhirnya mengungkap misteri kematian Delis Sulistina (13), siswi SMPN 6 Tasikmalaya yang jasadnya ditemukan di gorong-gorong sekolahnya satu bulan lalu.

atuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota akhirnya mengungkap misteri kematian Delis Sulistina (13), siswi SMPN 6 Tasikmalaya yang jasadnya ditemukan di gorong-gorong sekolahnya, Kamis (27/2/2020) siang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah", https://regional.kompas.com/read/2020/02/27/11591581/alasan-budi-bunuh-anaknya-dan-buang-jasad-korban-ke-gorong-gorong-sekolah?page=1.
Penulis : Kontributor Tasikmalaya, Irwan Nugraha
Editor : Farid Assifa
Kelas VII D

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah", https://regional.kompas.com/read/2020/02/27/11591581/alasan-budi-bunuh-anaknya-dan-buang-jasad-korban-ke-gorong-gorong-sekolah?page=2.
Penulis : Kontributor Tasikmalaya, Irwan Nugraha
Editor : Farid Assifa
Kelas VII D

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah", https://regional.kompas.com/read/2020/02/27/11591581/alasan-budi-bunuh-anaknya-dan-buang-jasad-korban-ke-gorong-gorong-sekolah?page=2.
Penulis : Kontributor Tasikmalaya, Irwan Nugraha
Editor : Farid Assifa
Kelas VII D

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah", https://regional.kompas.com/read/2020/02/27/11591581/alasan-budi-bunuh-anaknya-dan-buang-jasad-korban-ke-gorong-gorong-sekolah?page=2.
Penulis : Kontributor Tasikmalaya, Irwan Nugraha
Editor : Farid AssifaSMPN 6 Tasikmalaya yang tewas dan mayatnya ditemukan di gorong gorong sekolahnya pada Senin (27/1/2020) lalu. Pelaku yang sekaligus adalah ayah kandungnya sendiri itu adalah Budi Rahmat (45).Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota telah berhasil mengungkap misteri kematian siswi SMP tersebut pada Kamis (27/2/2020).
Dalam konferensi persnya, Kepala Polres Tasikmalaya Kota AKBP Anom, mengatakan pelaku yang juga ayah kandungnya sendiri  merasa kesal dan emosi  terhadap korban yang juga anaknya  karena memimta uang untuk biaya study tour ke Bandung sebesar Rp 400.000,-

"Korban meminta uang Rp 400.000 tapi tak bisa dipenuhi oleh pelaku.   Terlibatlah  cekcok sampai pelaku emosi mencekik korban sampai tewas," kata Anom.

 Sebelum melakukan pembunuhan antara ayah dan anak itu sempat adu mulut di sebuah rumah kosong yang lokasinya tak jauh dari tempat bekerja sang ayah . Hingga akhirnya terjadilah eksekusi pembunuhan.

"Korban tewas karena dicekik oleh pelaku sekaligus ayah kandungnya sendiri saat mengaku kesal," jelas Kepala Polres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto saat konferensi pers di kantornya, Kamis (27/2/2020) siang  yang dikutip regional.kompas.co

Pelaku pun sempat membiarkan jenazah korban tergeletak di rumah kosong tersebut dan melanjutkan bekerja yang lokasinya tak jauh dari TKP pembunuhan.

Seusai pulang kerja, pelaku pun membawa jenazah anaknya tersebut memakai motor ke lokasi gorong-gorong sekolah korban.

"Setelah mengetahui anaknya tewas.  Pelaku langsung membawa jenazah korban ke gorong-gorong di  sekolahnya, yang sekaligus tempat penemuan mayat korban sebulan lalu," pungkasnya.* sit