Hujan Lebat Disertai Angin dan Petir Meminta Korban








Intensitas hujan disertai angin dan petir di wilayah Kota/Kab. Tasikmalaya selama sepekan ini meningkat. Hingga menimbulkan bencana longsor dan korban jiwa.

Dua unit rumah di  Kelurahan Cigantang Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya tersambar petir. Bahkan satu unit televisi meledak saat terjadi hujan lebat disertai petir pada Selasa (25/2/2020) hingga Kamis (28/2/2020).

Sementara sejumlah ruas jalan di jantung kota pun mengalami banjir "cileuncang." Seperti di ruas Jalan Sutisna Senjaya hingga masuk ke Kawasan jalan Benda.

Disamping itu, korban yang rumahnya tersambar petir saat hujan turun di sore hari pkl 14.30 tersebut mengungkapkan, kejadian itu bermula saat  satu keluarga berkumpul di ruang tengah rumah sambil nonton tv. Tiba tiba sambaran petir terdengar dan menghantam rumah tersebut.

"Saya bersama istri, anak dan ibu mertua  serta menantu berisitirahat sambil menunggu hujan reda sambil nonton tv. Saat itu  guyuran hujan dan sambaran petir terdengar jelas," kata Habibulloh (52) salah seorang korban sambaran petir di Kelurahan Cigantang Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya, seperti yang dikutip regional.kompas.com.

Dijelaskannya, tv mendadak meledak mengeluarkan asap dan api dengan suara keras. Mereka bergegas menghindar untuk menyelamatkan diri.

Namun naas salah seorang diantara mereka terkena sambaran petir hingga mengalami luka bakar.

"Ibu mertua saya kan sudah uzur usianya jadi korban sambaran petir hingga mengalami luka bakar di bagian punggung, kening dan di kaki," kata Habibulloh.

Korban langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.* sit