Panitia MPLS SMAN 1 Bantarkalong hadirkan polisi untuk beri penyuluhan

Siswa baru di SMAN 1 Bantarkalong dalam penyuluhan yang diberikan aparat kepolisian Sektor Bantarkalong

Sebanyak 64 siswa baru di SMAN 1 Bantarkalong dapatkan penyuluhan dari aparat kepolisian Sektor Bantarkalong tentang pencegahan kenakalan remaja dan budaya tertiba berlalu lintas, Selasa (17/7). Penyuluhan ini jadi materi wajib yang harus di ikuti puluhan siswa dalam kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) yang akan di laksanakan selama sepekan.

Dalam Materinya, Brigadir Polisi amirudin ahmad SH menjelaskan siswa harus bisa menghindari perilaku kenakalam remaja karena sangat merugikan juga dapat merusak moral sebagai seorang pelajar, dari kenakalan dan salah bergaul biasanya remaja sukar menghindar dari perilaku tak terpuji yang akan merugikan diri sendiri, penyalah gunaan narkoba juga jadi perusak moral dan masa depan generasi bangsa. Sementara berkenaan budaya tertib berlalu lintas, para Siswa wajib menaati segala aturan saat gunakan kendaraan di jalan raya karena aturan tersebut justru melindungi keselamatan para pengendara dan pengguna jalan lainya.
hindari kenakalan remaja yang berlebihan, dan selalu taati aturan berlalu lintas agar menunjukan sebagai siswa yang terpelajar tegasnya

Sementara kepala SMAN 1 Bantarkalong Tarso Sukarso MPd, di dampingi ketua panitia MPLS Tita Liana SPd kepada Tasikplus mengakui sengaja mengundang pihak TNI/Polri untuk memberikan penyuluhan kepada Siswa Baru, selain itu sejumlah agenda juga di laksanakan seperti pengenalan lingkungan sekolah sejak Program akademik serta sarana dan fasilitas yang di miliki sekolah ini.
"harapanya selain jadi modal mereka paham aturan dan ketentuan soal wawasan nusantara, hukum juga menjadi cara mempercepat adaptasi siswa baru dengan lingkungan sekolah baru mereka"pungkasnya.

Oleh: MZ. Saeful