![]() |
| Wali Kota Viman ALfarizi Ramadhan, menyapa seorang anak yang dikhitan pada kegiatan HBDI ke-118, sekaligus memeriahkan rangkaian Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalayan. |
Riuh dan tangis anak dikhitan acap mewarnai baksos pada Jumat (23/10/26) itu. Diselenggarakan para dokter mengisi momen Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-118, sekaligus memeriahkan rangkaian Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya.
Dalam acara mengemuka, kegiatan itu sebagai bentuk nyata kepedulian tenaga medis terhadap masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan akses layanan kesehatan. Pelaksanaan khitanan massal ditangani tim medis profesional dengan memperhatikan standar keselamatan dan kesehatan.
Melalui kolaborasi antara para dokter, pemerintah Kota Tasikmalaya, dan fasilitas pelayanan kesehatan, khitanan massal diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga sekaligus memberikan pelayanan kesehatan yang aman dan berkualitas bagi anak-anak.
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan ST MBA, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadirkan manfaat pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Mengungkap momentum Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya, ajak Viman, momen ini harus menjadi pengingat bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial harus terus diperkuat dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Sejalan dengan semangat “Langkah Santun, Jiwa Tangguh”, kegiatan ini menegaskan bahwa pembangunan Kota Tasikmalaya tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada kepedulian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. red


0Komentar