Ratusan pemuda di Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (20/10/26), mengikuti pelatihan kepemimpinan yang digelar Bidang Pemuda Olahraga Disparpora.
Tasikplus.com-Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Tasikmalaya, menggelar kegiatan Peningkatan SDM Organisasi Pemuda dengan tema "Digital Leadership: Akselerasi Pemuda Tasikmalaya sebagai Agen Perubahan di Era Inovasi.
Diikuti ratusan peserta dari organisasi pemuda di Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya konkret bidang kepemudaan untuk mendongkrak Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Kabupaten Tasikmalaya.
Pelatihan digelar di Gedung Pengembangan Kompetensi ASN-Ciawi BKPSDM Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (20/10/26). Sebelumnya dibuka Kabid Pemuda dan Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya, Asep Muslihat Permana S.ST S.Kep.Ners, MH.Kes. Dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya H. Aep Syaripudin SH MH.
Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yakni Rusman (CEO PT Dthree Sukses Mulia) dengan materi Kepemimpinan Pemuda dan Penguatan Organisasi di Era Digital, dan Andi Gumilar (Communication Expert), membahas Pengembangan SDM, Inovasi, dan Kolaborasi Pemuda untuk Pembangunan Daerah.
Kabid Pemuda dan Olahraga Asep Muslihat Permana meyakinkan urgensi pelatihan kepemimpinan digital menjadi sangat relevan di tengah gempuran teknologi saat ini. Unit kerja bidangnya punya kewajiban memacu IPP meningkat
"Ini sebetulnya lebih ke arah pelaksanaan program. Bidang kepemudaan punya kewajiban untuk meningkatkan IPP. Di antara salah satunya seperti ini, ada pelatihan kepemimpinan, ada pelatihan kewirausahaan", kata Asep.
Menurutnya, seorang pemimpin pemuda di era sekarang tidak boleh gagap teknologi. Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Konsep Digital Leadership bukan sekadar menjadi pengguna media sosial, melainkan mampu memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk pengembangan diri.
Melalui kemampuan digital, pemuda bisa membranding diri sebagai pelopor, wirausaha, maupun pemimpin di lingkungannya. Hal itu, pada akhirnya akan meningkatkan kecakapan dan berimbas pada peningkatan IPP.
"Jadi, kita sendiri yang memainkan peran, bahwa tekonologi digital ini hanya sebagai alat, bagaimana alat ini kita gunakan untuk mengembangkan kapasitas diri. Memanfaatkan teknologi, bukan dimanfaatkan oleh teknologi," sambungnya.
Perubahan yang diharapkan adalah lahirnya pemuda yang kreatif, inovatif, inklusi, dan tidak diskriminatif. Dari pelatihan ini, harapnya lagi, menjadi pilot projcet (percontohan), bagaimana dia menyebarkan kembali ilmu-ilmu ke temannya di kelompoknya, dll. Sehingga ada perubahan nanti," terangnya.
Sangat relevan
Di kesempatan sama pada pembukaan, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya H Aep Syaripudin menilai, tema Digital Leadership yang diusung Disparpora dalam kegiatan Peningkatan SDM Organisasi Pemuda sangat relevan dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, meski secara teks tema tersebut cukup berat, materi yang disampaikan narasumber sangat penting bagi pemuda untuk memahami manfaat digitalisasi dalam kepemimpinan.
"Intinya, mau tidak mau, tidak bisa dipungkiri bahwa kita sudah hidup dalam era digital, sehingga melalui kegiatan ini mudah-mudahan para pemuda khususnya di bidang kepemudaan juga bisa menyesuaikan akselerasi dengan digital leadership ini," ujar H Aep.
Masih menurutnya, materi Digital Leadership sangat berharga, dan bermanfaat bagi masyarakat, terutama generasi muda. Era digital memiliki sisi positif dan negatif, sehingga yang positif harus dimanfaatkan dan yang negatif harus dihindari.
"Menjadi seorang pemimpin memang tidak mudah. Tapi kita harus belajar menjadi seorang pemimpin yang baik. Tujuannya dari spirit agent of change, menjadi agen perubahan dimulai bagi dirinya, buat keluarga dan umumnya buat masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya", ucap narasumber Rusman dalam paparan materinya.
Ia menyebut, hari ini digitalisasi dengan peran pemimpin tidak bisa dipisahkan. Ia akan lebih efektif dalam rangka memaksimalkan perananny.
"Dorongan untuk Pemkab Kabupaten Tasik harus sering-sering menggabungkan antara pelatihan leadership dengan tema digital, mendorong maksimal peranannya untuk membangun komunikasi lebih efektif, lebih harmonis. Hingga ada sinergi dalam kepentingan mencapai tujuan bersama antara pemerintah dan elemen masyarakat", pungkasnya. red

0Komentar