GUCiTUM5GSW7BSYoTUCpTSYp
Berita
Update

GPM Strategi Pemkot Tasikmalaya Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan

Ukuran huruf
Print 0
Tasikplus.com-Pada Rabu (2/7/26), Pemkot Tasikmalaya, menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) 2026. Kali ini dikonsentrasikan di wilayah Kecamatan Tamansari. Beragam bahan pangan murah diperdagangkan di lokasi, dalam deret lapak-lapak yang menempati satu tenda memanjang. 

Antusiasme warga langsung ramai sejak kegiatan dibuka pagi. Dikonsentrasikan di halaman kantor Kecamatan Tamansari, GPM menjadi salah satu upaya Pemkot Tasikmalaya guna terus menyetabilkan harga dan pasokan pangan, sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga pasar.

Di tengah sambut warga atas kegiatan GPM, hadir ke lokasi ini di awal acara, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candra Negara, sekaligus mendampingi petinggi dari Jakarta yakni, perwakilan DPD RI, Alfiansyah Bustami atau Komeng, anggota DPR RI Lola Nelria Oktavia. Tampak juga unsur Forkopimda Tasikmalaya, perangkat daerah terkait, Perum Bulog, Bapanas, serta sejumlah pemangku kepentingan.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candra Negara menyebutkan, GPM sebagai langkah nyata pemerintah untuk membantu masyarakat. Kemudian, kedatangan petinggi dari Jakarta menunjukkan keseriusan dalam menjaga ketahanan pangan dan menekan inflasi di tingkat lokal.

"Gerakan Pangan Murah ini bentuk kepedulian kita menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi daerah. Alhamdulillah bisa terlaksana karena adanya sinergi kuat", ujarnya.

Diky mengapresiasi untuk dukungan DPD RI, DPR RI, Perum Bulog, Bapanas, dan mitra lintas sektor lain. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar pasokan pangan tetap aman, harga stabil, dan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan bahan pokok.

"Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut. Tujuannya satu, memastikan warga Kota Tasikmalaya, bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang wajar," kata Diky.

Dalam GPM ini, warga bisa membeli berbagai komoditas penting dengan harga di bawah pasaran. Di antaranya beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai, dan bahan pokok lainnya.

Alfiansyah Bustami dan Lola Nelria Oktavia turut mengapresiasi program tersebut. Mereka menilai sinergi Pemkot Tasikmalaya, Bulog, dan mitra terkait sudah tepat sasaran karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

"Program seperti ini harus terus digulirkan dan diperluas. Jangan hanya di Tamansari, tapi juga ke kecamatan lain agar lebih banyak warga yang terbantu," ujar Lola.

Senada, Komeng menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga agar tidak membebani masyarakat. Ia mendorong agar GPM menjadi agenda rutin.

Gerakan Pangan Murah di Tamansari diharapkan menjadi awal dari rangkaian kegiatan serupa di kecamatan lain, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh seluruh warga Kota Tasikmalaya. red
GPM Strategi Pemkot Tasikmalaya Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan
Periksa Juga
Next Post

0Komentar



Tautan berhasil disalin