Di Perayaan Libur Momen Pergantian Tahun, Warga Kota Tasik Diminta di Rumah Saja

 

Alun-alun Kota Tasik yang rindang, menjadi salah satu titik konsentrasi ruang publik di kota ini. Di malam tahun baru, pemerintah daerah akan menutupnya dari kunjungan warga.

Makin mendekat masa pergantian tahun. Dipersepsikan warga kebanyakan, momen saatnya liburan dan berhibur, seiring masa libur yang ada. Dimulai hari raya Natal. Namun, bagi warga Kota Tasik dan daerah sekitar, sebaiknya tinggal di rumah saja.

Hal itu seiring sebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) yang banyak dikabarkan pemerintah, belum kunjung mereda. Pun pemkot Tasikmalaya, menetapkan putusan menutup seluruh fasilitas dan ruang publik di perayaan tahun baru nanti.

Dari pernyataan Plt Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf disimpulkan, di malam tahun baru sebaiknya warga Kota Tasikmalaya tinggal di rumah saja. Itu seiring kebijakan pemkot yang akan menutup seluruh fasilitas dan ruang publik demi mencegah paparan Covid-19.

Tak hanya itu, aktivitas lain warga khususnya usaha di waktu malam seperti kuliner, juga dibatasi hanya sampai pukul 20.00. Memasuki waktu itu harus sudah tutup.

"Kami sudah rapat di Satgas Covid-19 Kota Tasikmalaya. Salah satu keputusan pentingnya adalah penutupan fasilitas dan ruang publik di malam pergantian tahun," jelas Muhammad Yusuf kepada awak media, seusai menggelar apel Satgas Covid-19 di Taman Kota, pekan kemarin.

Pusat Kota Tasik memiiki beberapa titik keramaian. Biasa jadi lokasi konsentrasi massa. Tak hanya warga Tasik, tapi juga asal daerah tetangga. Adapun fasilitas/ruang publik yang akan ditutup di antaranya kompleks olahraga Dadaha, Taman Kota, Alun-alun, serta mal.

Yusuf berharap warganya dapat memahami putusan ini. "Kami harap warga kota bisa mengerti. karena upaya ini demi keselamatan warga sendiri dari paparan Covid-19," ujarnya. Saat ini, penderita klaster keluarga sudah bermunculan. Mengontribus peningkatan angka kasus positif Covid-19.

"Dan, siapa tahu di antara kerumunan atau keramaian perayaan pergantian tahun ada yang positif. Makanya, demi keamanan warga sendiri kami tiadakan segala bentuk perayaan menyambut tahun baru," kata Yusuf. gus