Ulama Ajak Warga Kembali ke Syari'at




Setelah membuat resah warga disejumlah negara lain, kini serangan wabah virus Corona atau yang dikenal dengan Covid-19, mulai melanda Indonesia. Hal ini menimbulkan  kepanikan di masyarakat, ragam hal dilakukan guna menjaga diri agar terhindar dari serangan virus yang dikabarkan cukup mematikan ini.

Pasca ditemukan warga yang terkena serangan virus Corona, pemerintah menyatakan siaga satu, guna mensikapi peredaran virus ini, agar tak semakin meluas. Tak terkecuali pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang menyatakan Jabar siaga satu penyebaran wabah virus Corona.

Menindaklanjuti status siaga Corona, seluruh pemerintah daerah Kabupaten/Kota langsung membentuk tim penanganan virus tersebut. Salah satunya di Kabupaten Tasikmalaya, guna meredam keresahan warga, tokoh agama pun turut serta mengedukasi masyarakat, agar tak perlu panik menghadapi situasi ini.

Seperti diungkapkan Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab. Tasik, DR KH Edeng ZA MPd, Kamis (05/03) mengatakan perlu diingat bahwa virus Corona itu ciptaan Alloh SWT, kita sendiri ciptaanya juga, Alloh mengirimkan Corona sebagai ujian untuk kita semua. Apakah kita mampu bersabar menghadapi wabah penyakit ini, atau justru sebaliknya. tuturnya

Ingatlah, yang terpenting itu, bukan mencari perlindungan kepada mahluk, tapi bagaimana kita mencari Kholik, sang pencipta virus tersebut. Alloh itu tidak salah, Falakalhamdu 'Alama Qodhoit, segala puji bagi Alloh yang telah mengirimkan Corona ke muka bumi ini, Astaghfiruka Watuubu Ilaiq, ya Alloh mudah-mudahan Corona ini tidak sampai menular pada diri kami. InsyaAlloh dengan melaksanakan Syari'at kita akan terselamatkan dari pada itu semua.

Lebih lanjut, H Edeng mengingatkan, terus dekatkan diri kepada Alloh, dengan meningkatkan ibadah kita, baik ibadah Mahdoh, atau pun Ghoiru Mahdhoh, termasuk ibadah sosial lainnya, bisa dengan saling tolong menolong, saling memberi (Sedekah). Berdasarkan hasil penelitian, orang yang sosialnya tinggi, terutama mereka yang gemar sedekah, Enzimnya itu positif, dengan Enzim yang positif tersebut, InsyaAlloh dapat menghindarkan kita dari ragam bahaya, termasuk serangan penyakit seperti virus Corona. terangnya

Ditambahkannya, untuk tetap menjaga kebugaran fisik kita, Islam sudah mengajarkannya lewat gerakan wudhu, dan sholat, serta gerakan infaq dan sedekah, itu semua merupakan ragam gerakan yang dibutuhkan oleh fisik manusia. Alloh yang menciptakan fisik kita, kemudian Alloh juga yang memberikan resep, agar bagaimana antibodi tubuh kita tetap berjalan dengan baik. Semua gerakan itu, InsyaAlloh akan menjadi kekuatan bagi kita.

Untuk itu, kami menghimbau, khususnya untuk warga Kabupaten Tasikmalaya, agar tidak perlu resah menghadapi wabah virus Corona, terima ini semua sebagai sebuah ujian dari Alloh SWT, kita hadapi dengan penuh Tawakkal, disamping upaya dan ikhtiar kita untuk terhindar dari wabah penyakit tersebut, dengan senantiasa menjaga kebersihan, kesehatan diri dan keluarga. Dengan melaksanakan ajaran Alloh SWT, InsyaAlloh kita akan terhindar dari ragam penyakit. pungkasnya.

Senada dengan Sekretaris MUI Kab. Tasik, Ustad Ade Farhan salah satu pimpinan ponpes Miftahul Huda 13, mengungkapkan adanya kasus ini, warga diminta untuk tetap tenang, dan untuk mencegah penyebaran Virus Corona Covid 19, agar dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat, sesuai ajaran Rosululloh SAW, guna menjaga daya tahan tubuh agar tetap sehat dan bugar.

Lebih lanjut, ustad Ade mengungkapkan, ini peringatan dari Allah SWT bagi seluruh umat, maka dari itu harus perbanyaklah, bersyukur, Tafakur, Tasyakur, perkuat tauhid, perbanyak Do'a, sedekah, infaq, dan jariyah, semua itu dapat mencegah diri kita dari segala bala, dan malapetaka di dunia.

Ditemui di tempat berbeda, Ustad Adit Al Mubarok, Pimpinan Yayasan Amanah Peduli Umat (Yampu), menuturkan virus Corona, sebetulnya sederhana, mengutip sabda Rasulullah SAW, bahwa diakhir jaman akan ada wabah penyakit yang aneh, dalam sebuah hadist riwayat Tabrani, Rasulullah mengajarkan kita semua untuk senantiasa melanggengkan wudhu, itu salah satu cara menghadapi virus Corona. tuturnya.

"Kalau kita berwudhu, lanjutnya, InsyaAllah dengan ijin dan kuasa Allah SWT, karena kita dalam kondisi bersih, dan suci, maka virus apapun, termasuk Corona akan ternetralisir," katanya.

“Allah SWT berfirman, dalam salah satu ayat  di surat Al Imron, yang pada intinya agar seluruh umat siap siaga di perbatasan negeri masing-masing, termasuk siaga dalam menghadapi ragam musibah apapun. Allah SWT berpesan, perbanyak do'a, mintalah kepadaku Ud Unii Astajib Lakum,” terangnya.

Dan ingatlah, musibah itu tidak datang  sendiri, itu semua akibat dari perilaku manusia itu sendiri. Kalau suatu penduduk negeri beriman dan bertaqwa kepada Allah, niscaya akan dihindarkan dari segala hal musibah. pungkasnya. (Pid/Ade)