Taruna Siaga Bencana (Tagana) Berikan Bantuan Kepada Terdampak Gempa Di Sukabumi




Gempa yang terjadi pada Selasa (10/3/2020) lalu dengan kekuatan  M 4,9  di Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyebabkan sejumlah fasilitas publik dan pemukiman warga rusak.

Kementerian Sosial (Kemensos) berencana mengunjungi lokasi terdampak gempa tersebut untuk memberikan bantuan logistik bagi para korban.

Bantuan itu  berupa buffer stock logistik sebesar Rp 118.046.650 dan 1.000 paket sembako senilai Rp 250.000.000.

 "Sejak kemarin sudah ada Taruna Siaga Bencana (Tagana) sudah di lokasi. Untuk bantuan awal sebenarnya sudah disalurkan melalui gudang-gudang logistik Kemensos yang ada di Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi," kata Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos Rachmat Koesnadi kepada detikcom melalui sambungan telepon, Kamis (12/3/2020). seperti yang dikutip detik.com.

Berdasarkan data ada beberapa titik yang menjadi target kunjungan Kemensos, di antaranya  lokasi pengungsian di Ciseupan Pojok, Desa Pulosari. Di tempat itu terdapat 70 Kepala Keluarga (KK) pengungsi yang menginap di tenda milik Kemensos.

Usai dari lokasi tersebut, rombongan akan berlanjut ke Desa Cipicung. "Kegiatannya menyerahkan paket bantuan untuk para pengungsi dan warga terdampak," ujar Rachmat.

Data yang diberikan Rachmat, selain di Sukabumi pihaknya juga akan menuju wilayah terdampak gempa di Kabupaten Bogor.

"Di dua kabupaten tersebut tercatat di data terakhir yang kami terima ada 173 orang pengungsi, 611 rumah rusak dengan berbagai klasifikasi," kata Rachmat.*sit