Embung Cibeureum mengering, warga sekitar mulai kuatir kesulitan air bersih.

Debit air di embung Cibeureum desa Simpang Kec .Bantarkalong terus alami penyusutan drastis

Debit air di embung Cibeureum desa Simpang Kec .Bantarkalong sejak sebulan ini terus alami penyusutan drastis, tidak kunjung turunya hujan pada wilayah Tasik selatan diduga jadi penyebab utamanya. Penyusutan air pada embung buatan yang difungsikan sebagai penampungan air bagi ratusan hektar lahan persawahan ini terus terjadi tiap hari hingga terlihat daratan luas pada area yang genangan air.

Selain berdampak terganggunya pasokan air irigasi bagi para petani, berkurangnya debit air pada embung Cibeureum tersebut juga cukup buat warga sekitarnya ketar-ketir, pasalnya selain berimbas pada ancaman kematian ikan peliharaan mereka pada keramba apung. Terus berkurangnya debit air embung Cibeureum ini pun berimbas berkurangnya kandungan air pada sumur warga sekitar yang membuat mereka mulai ketar-ketir, apalagi di dapati sejumlah sumur milik warga kini telah mengering. "sumur milik saya telah mengering sejak sepekan yang lalu, untuk memenuhi kebutuhan air bersih terpaksa saya menumpang ambil air di sumur milik tetangga"ujar Nana, salah satu warga sekitar embung.

Selain kuatir alami kekurangan air bersih, warga lainya yang miliki keramba ikan pun di buat ketar-ketir akan alami kerugian besar akibat matinya ikan tawar yang mereka pelihara di jaring apungnya. Selain harus terus memindahkan keramba ikanya ke tempat yang masih banyak berair, mereka juga harus selalu mengontrol kondisi ikan-ikan mereka karena kuatir dengan kualitas air pada embung Cibuereum yang keruh karena bercampur lumpur.

Mendapati kondisi ini sejumlah pemilik karamba memilih mengangkat dan menjual ikanya padahal usia dan ukuranya masih belum maksimal. "untuk menghindari kerugian akibat banyaknya ikan yang mati, terpaksa saya menjual sebagian ikan di keramba walaupun dengan harga murah"tutur Ageung.

Selain membuat warga sekitar di buat ketar-ketir, penyusutan debit air pada embung Cibeureum pun cukup berdampak pada sepinya aktifitas warga yang biasanya jadikan tempat ini sebagai lokasi memancing atau sekedar bersantai menikmati kesejukan alam dan melimpahnya air pada akhir pekan atau sore hari nyaris tak terlihat.

Oleh: MZ. Saeful