Tasikplus.com-Tampak cukup memacu semangat penyelenggara akademik kampus Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (Umtas). Kepercayaan masyarakat terhadap kampus ini terus meningkat.
Fakta itu dalam indikator jumlah mahasiswa baru ke kampus Umtas dalam tren terus naik. Bahkan di masa penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun akademik (TA) 2026/2027 ini dalam lonjakan lebih dari 100%.
Laporan itu mengemuka saat berlangsungnya satu seremoni bertajuk, Closing & Opening Penerimaan Mahasiswa Baru Umtas, pada Kamis (5/11/26), di Graha Umtas, Jl Tamansari, betulan Gobras.
Even yang menandai berakhirnya rangkaian kegiatan PMB tahun akademik 2026/2027 itu sekaligus dilanjutkan Kick Off PMB Umtas TA 2027/2028. Hadir dalam acara segenap elemen civitas akademika Umtas.
Tampak juga sejumlah kalangan mitra kerja Umtas, dimulai pejabat yang mewakili wali kota dan bupati Tasikmalaya, kepala Cabang Dinas Pendidikan XII dan XIII Disdik Jabar, unsur organ penaung kampus yakni, Badan Pembina Harian (BPH) Umtas, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Tasikmalaya, para guru jenjang pendidikan SMA/SMK, dll.
Semangat untuk lebih bangkit, terlontar halnya di pernyataan Ketua PMB Umtas 2026/2027, Dr Elfan Fanhas Fatwa Khoemany MAg, saat memberi laporan even Closing PMB Umtas TA 2026/2027, diteruskan Kick Off PMB Umtas 2027/2028 yang tak menunggu launching di tahun mendatang.
Ia menggelorakan optimistis menyertai ekspektasi masyarakat terhadap kampus Umtas yang terus berkembang. Dalam catatannya, geliat kepercayaan tampak dimulai naiknya kalangan peminat, pendaftar, dan riilnya di pilihan mendaftar ulang.
Di tahun akademik sebelumnya, beber Elfan, peminat-pendaftar ke Umtas di kisaran 800-900 orang. Lalu riilnya yang terus mendaftar ulang di kisaran 650 orang. Catatan di TA 2026/2027, angka peminat 2.628 orang, pendaftar 2.223 orang. Lalu, yang terus heregistrasi sebanyak 1.474, orang. Mereka menempati 25 prodi dalam empat fakultas di Umtas.
Pemacu trust
Yang jadi pemacu meroketnya peserta akademik, setelah berbasis trust, ekspektasi unggul, jumlah prodi yang kini ada 25 jurusan, diasumsikan juga terkorelasi dengan banyaknya kesempatan meraih program beasiswa, berasal dari pemerintah pusat, Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI), KIP Kuliah, plus efek merger Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Kota Banjar ke kampus Umtas.
Masih menurut Elfan yang ia juga wakil rektor III Umtas, mahasiswa baru itu berasal tinggal cukup tersebar di wilayah Jawa Barat, terbanyak dari Priangan Timur, terutama Kabupaten Garut, kemudian Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, melebar ka daerah lain hingga Pangandaran. Hingga catatan mereka datang asal beberapa kota di Tanah Air.
Di acara itu, Rektor Umtas Neni Nuraeni M.Kep, Ns, Sp.Kep.Mat, saat memberi sambutan mengawalinya dengan menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada segenap jajaran di internalnya yang telah penuh sinergi, bekerja sama. Meyakinkan Umtas layak dipilih.
Pernyataan sama ia kemukakan pula kepada segenap mitra kerja, mulai persyarikatan Muhammadiyah, pemerintah daerah di Priangan Timur, dll. Yang selama ini mendukung kegiatan akademik kampus Umtas, bersinergi, memberi kesempatan warganya berkuliah di Umtas.
“Sambutan masyarakat ini menjadi modal penting untuk terus memacu bagaimana Umtas lebih baik lagi ke depan. Mudah-mudahan lagi Allah mengizinkan kita tengah menunggu hadirnya lima prodi baru nanti”, sebut Neni seraya menambahkan bahwa perizinan kelima prodi tengah on-proses. Ekspektasinya dapat menambah minat peserta akademik.
Rektor sempat mengaku bersyukur, ketika selama ini dorongan BPH kampusnya bisa kedatangan 1.500 peserta akademik baru, angka itu perlahan hampir tercapai.
“Seterusnya tekad, bagaimana kepercayaan dan amanah yang diberikan oleh masyarakat untuk menjadikan mahasiswa yang hadir di tempat ini memiliki pendidikan, memiliki pengetahuan yang unggul, berkualitas tinggi, menjadi sumber daya manusia pembangunan. Kita dapat memberikan kesempatan seluas-luasnya generasi muda meraih masa depan yang gemilang”, pungkas rektor. gus

0Komentar