Momen foto bersama Bupati Cecep Nurul Yakin dengan pengurus baru FPP Kabupaten Tasikmalaya usai resmi dilantik. Senin (4/5/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus penguatan peran pondok pesantren dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Selain pelantikan pengurus, forum tersebut juga membahas arah program kerja pesantren ke depan.
Dalam sambutannya, Bupati Cecep menegaskan bahwa pesantren memiliki posisi penting dalam menjaga identitas keislaman dan budaya lokal di Tasikmalaya.
“Pesantren di Kabupaten Tasikmalaya merupakan kekuatan utama dalam menjaga nilai-nilai keislaman, budaya, serta kearifan lokal yang sudah mengakar di masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyinggung kontribusi historis pesantren dalam perjalanan bangsa, terutama dalam membentuk karakter masyarakat yang berakhlak.
“Pondok pesantren telah memberikan kontribusi besar dalam sejarah bangsa, khususnya dalam membangun karakter masyarakat yang religius dan berintegritas,” katanya.
Menurut Cecep, musyawarah kerja yang digelar diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi mampu melahirkan gagasan konkret untuk kemajuan pesantren dan daerah.
“Saya berharap melalui forum ini akan muncul ide-ide konstruktif yang bisa memperkuat eksistensi pesantren, sekaligus mendorong perannya dalam pembangunan daerah yang religius, maju, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru FPP, diharapkan sinergi antara pesantren dan pemerintah daerah semakin kuat dalam mendorong pembangunan berbasis nilai-nilai keagamaan.



0Komentar