Tasikplus.com-engah menjadi tekad pemerintah beberapa hari ini, melaksanakan pola kerja work from home (WFH) bagi jajarannya. Pola ini jadi pilihan guna efisiensi anggaran.
WFH dalam uji coba diarahkan ada pengurangan hari pegawai pergi ke kantor dalam sepekan. Namun berbeda dengan mereka yang ada di tempat kerja layanan publik, tetap masuk seperti biasa.
Mengaktualisasikan itu, pemerintah Kota Tasikmalaya mempertimbangkan hingga melakukan kebijakan car free day (CFD). Kebijakaan ini siap diujicobakan.
CFD bagi ASN di Kota Tasik, berdasar informasi dari Dinas Kominfo yang diterima redaksi, sebagai bagian dari upaya transformasi budaya kerja yang lebih efektif dan efisien.
Dalam opsi pelaksanaan CFD, ASN didorong menggunakan transportasi ramah lingkungan seperti sepeda atau berjalan kaki menuju kantor.
Masih dari keterangan Diskominfo, kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan Kementerian PAN-RB dan Kementerian Dalam Negeri terkait peningkatan kinerja dan efisiensi di lingkungan pemerintahan.
Saat ini, penerapannya masih dalam tahap uji coba dan akan dievaluasi untuk melihat dampaknya terhadap penghematan anggaran serta optimalisasi pelayanan publik.
Selain itu, Pemkot Tasikmalaya juga menerapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat guna menekan penggunaan energi tanpa mengganggu pelayanan.
Sebagai sebuah transformasi budaya kerja, diharapkan kebiasaan ini secara perlahan mampu menciptakan budaya kerja yang baru dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan kualitas kerja ASN.
Ditegaskan juga, seluruh kebijakan efisiensi ini ditegaskan tetap harus menjaga kualitas layanan kepada masyarakat. red



0Komentar