Elemen Mahasiswa Berunjuk Rasa di Acara Halal Bihalal Bareng Pemkab-Pemkot Tasikmalaya

Bergantian orasi, sempat ditandai bakar ban dan dorong-dorongan dengan aparat keamanan, elemen PMII Tasikmalaya, menggelar unjuk rasa di tengaha acara Halal Bihalal Bersama Pemkab-Pemkot Tasikmalaya.
Satu elemen organisasi mahasiswa, menggelar unjuk rasa di tengah berlangsungnya acara Halal Bihalal Bersama Pemkab Tasikmalaya dan Pemkot Tasikmalaya. Kegiatan dua pemerintahan daerah itu dilangsungkan di Stadion Dadaha Kota Tasikmalaya, Rabu (3/4/23).

Hadir dua pemimpin pemda, masing-masing Bupati Tasikmalaya H Ade Sugianto dan Pj Wali Kota Tasikmalaya, Cheka Virgowansyah. Diikuti jajaran Forkopimda, pejabat eselon II, tokoh agama, ketua organisasi pemuda dan kemasyarakatan.

Di tengah tahap demi tahap acara yang berlangsung tertib dalam stadion, mahasiswa yang asal PMII (Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia) Kabupaten dan Kota Tasikmalaya itu, melancarkan unjuk rasa, cukup menyita perhatian di luar stadion.

Demo itu di depan gerbang masuk stadion setelah terus ditahan masuk aparat kepolisian. Sempat berulang penyampai orasinya meminta bertemu dua kepala daerah. Namun itu tak mendapat respons.

Aksi unjuk rasa berpeserta puluhan orang itu sempat ditandai dengan aksi bakar ban dan spanduk, hingga api membumbung diikuti kepulan asap hitam. Kemudian sempat ada dorong-dorongan untuk berusaha masuk stadion dengan aparat keamanan, selain gantian orasi kencang, penuh semangat.

Di antara sorotan pengunjuk rasa, berkenaan momentum Hardiknas tanggal 1 Mei, mereka masih mendapati kebijakan dan program pendidikan di Tanah Air yang belum baik. Kecuali itu yang mereka teriakkan berkenaan dengan penerapan UU Cipta Kerja yang dinilainya masih menyisakan masalah dan belum berpihak kepada buruh.

Dua sorotan disebutkan bergantian penyampai orasi. Kondisi permasalahan yang disoroti berlangsung sejak di tingkat pusat sampai daerah. Malah yang juga mereka persoalkan, kedatangan PMII ke lokasi acara sebagai undangan. Namun kemudian dilarang masuk lokasi/stadion. red
 

0 Komentar