Doni yang menjadi satu-satunya perwakilan Kabupaten Tasikmalaya tampil percaya diri dengan penyampaian materi dakwah yang runtut, santun, dan menyentuh. Penampilannya menuai apresiasi dari dewan juri hingga mengantarkannya meraih total 360 poin, nilai tertinggi pada sesi tersebut.
Adapun penilaian diberikan oleh para juri yakni Ustadz Solmed (89), Subki Al-Bughury (90), Mamah Dedeh (92), dan Wijayanto (89). Poin tertinggi dari Mamah Dedeh menjadi penentu keunggulan Doni di grup tersebut.
Saat namanya diumumkan lolos, suasana studio mendadak haru. Doni tak kuasa menahan air mata dan langsung bersujud syukur di atas panggung. Ucapan “Alhamdulillah” yang lirih terucap, disambut tepuk tangan meriah para penonton.
Kebahagiaan serupa terasa di lingkungan Pondok Pesantren Al-Mansuriyah, tempat Doni menimba ilmu dan berdakwah. Para santri yang menggelar nonton bareng bersorak ketika skor akhir ditampilkan di layar.
Pimpinan Ponpes Al-Mansuriyah, KH Ridwan Fuad, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan momentum dakwah yang lebih luas. “Kami bangga dan bersyukur. Semoga ini menjadi jalan kebaikan dan membawa manfaat lebih besar,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin. Menurutnya, keberhasilan Doni menembus empat besar merupakan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.
“Prestasi ini membawa nama baik daerah di panggung nasional. Pemerintah daerah tentu memberikan dukungan penuh, baik secara moral maupun pembinaan berkelanjutan,” kata Cecep, saat ditemui di Gedung Setda, Selasa (25/2/2026).
Ia menambahkan, capaian Doni diharapkan memotivasi generasi muda, khususnya para santri, untuk terus meningkatkan kualitas diri dan percaya diri tampil di level nasional.
Meski perjalanan di AKSI 2026 masih panjang, nilai tertinggi yang diraih Doni menjadi modal kuat untuk melangkah ke babak berikutnya. Dengan dukungan pesantren, masyarakat, dan pemerintah daerah, peluang wakil Tasikmalaya ini untuk terus bersinar di panggung dakwah nasional kian terbuka lebar.



0Komentar