Rakortek Dalduk Konsolidasikan Strategi Hadapi Tantangan Kependudukan

IST. Rakortek Dalduk berlangsung empat di Kota Bandung. Diikuti perangkat Bidang Pengendalian Penduduk. Membahas sinergi teknis perencanaan kebijakan, analisis dampak kependudukan, dll.
Tasikplus.com-Berlangsung empat hari. BKKBN menggelar kegiatan konsolidasi institusi antara pusat dan perwakilan BKKBN provinsi. Bertempat di Kota Kembang Bandung. Konsolidasi sebelumnya dibuka secara hibrid oleh Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN RI, Bonivasius Prasetya Ichtiarto.

Mengemuka dalam acara, pemerintah menargetkan masyarakat Indonesia sejahtera pada 2025. Menjembatani tercapainya visi Indonesia Emas Tahun 2045. Yaitu tercukupinya sandang, pangan dan rasa aman. Sehingga diharapkan, memasuki 2045 dapat menghasilkan generasi emas yang menjadikan Indonesia sebagai negara unggul dan maju.

Namun, saat ini Indonesia masih dihadapkan berbagai tantangan di samping peluang kependudukan. Seperti pengendalian kuantitas penduduk serta persebarannya, juga peningkatan kualitas penduduk. Karena alasan tersebut rapat koordinasi teknis (rakortek) dalduk ini digelar.

Dalam arahan yang disampaikan Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo, ia menegaskan pentingnya rapat koordinasi teknis sebagai ajang rembuk evaluasi sekaligus merumuskan kebijakan kependudukan. Berkenaan isu demografi saat ini, sedang berada di masa transisi yang menentukan arah kebijakan pembangunan bangsa.

"Kalau saat ini kita salah membuat kebijakan, maka kita akan semakin jauh dari harapan tercapainya penduduk berkualitas di tahun 2045", tegas Hasto dalam arahan yang disampaikan keesokan hari kegiatan rakortek.

Kegiatan tersebut tepatnya berlangsung pada 23 – 26 Agustus 2023. Pada kesempatan ini juga hadir jajaran direktur di lingkungan Kedeputian Pengendalian Penduduk, Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Irfan Indriastono, serta para mitra kerja terkait kependudukan lainnya.

Konsolidasi khususnya di lingkungan Bidang Pengendalian Penduduk (Dalduk) untuk membangun sinergi jalankan kebijakan teknis secara berkesinambungan, meliputi pemaduan dan sinkronisasi kebijakan, perencanaan kebijakan, analisis dampak kependudukan, serta kerja sama pendidikan kependudukan.

Diharapkan, rakortek kali ini bisa mempertajam implementasi program sekaligus menyelaraskan strategi operasional Kedeputian Bidang Dalduk dengan Perwakilan BKKBN Provinsi. Sehingga para pemangku kepentingan bersama mitra dapat bersinergi dan berkolaborasi dalam pencapaian Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting. red/rls

0 Komentar