Unper Ingin Suguhkan Lingkungan Kampus Asri

 

Gerbang masuk Unper Tasikmalaya, di Jl.Peta Kota Tasikmalaya

Di tengah suasana pembelajaran kampus yang belakangan terasa hening. Dampak pandemi Covid-19 yang rata-rata memberlakukan pola daring. Pimpinan sivitas kampus Universitas Perjuangan (Unper) Tasikmalaya, tampaknya melakukan reset lingkungan, menuju tampilan kampus yang kelak asri dan nyentrik.

Sekilas hari-hari kampus hanya segelintir saja mahasiswa yang tampak. Terutama mereka yang berkeperluan atau urusan mesti datang ke kampus. Selebihnya kegiatan akademik atau pembelajaran berlangsung melalui basis //online// atau dalam jaringan (daring) digital, hingga nanti pola tatap muka diberlakukan.

Wakil Rektor I Unper, Prof H Dedi Haryadi, membenarkan dengan konsentrasi pihaknya melakukan penataan lingkungan kampus, dalam persepsi untuk mendukung kegiatan akademik di dalamnya. Keyakinannya, satu lingkungan akan memengaruhi kebiasaan dan pembelajaran bagi warga kampusnya.

Adapun konsentrasi penataan antara lain menghadirkan titik-titik atau spot taman-taman yang cantik, bertumbuhan tanaman atau pepohonan yang kelak menghijaukan suasana kampus, hingga memugar bangunan, tempat parkir, yang akhirnya terkesan jadi lapang, terus pacu area kampus yang serba bersih.

“Dalam pikiran saya, satu kondisi lingkungan bisa memengaruhi perilaku warga di dalamnya. Misal, lingkungan yang selalu bersih akan mendorong kebiasaan hingga perilaku warganya memerhatikan kebersihan. Dalam konteks penataan kampus saat ini, kita maksudkan pula hadirnya suasana pembelajaran yang cukup nyaman, berkualitas. Terdorong iklim kampus yang bersih, indah, rindang, hijau, dan adem lah,” beber profesor itu dalam satu obrolan dengan Tasikplus, Rabu lalu.

Sekitar dua bulan ini garap-garap penataan kampus berlangsung. Dimulai dari area sekitar gerbang berupa taman-taman bertanaman hias sampai pepohonan yang masih pendek. Penanaman bunga dan pepohonan kemudian semarak pada median jalan menuju dalam kampus. Pada satu area belakang kampus tertanam juga pepohonan khas beberapa daerah, sejak asal Priangan sampai Papua.

Ditambahkan Prof Dedi, semangat lain tata lingkungan kampus yang beralamat di Jl.Peta Kota Tasikmalaya itu, dalam kerangka terus merefleksikan visi kampus yang unggul, berbasis kearifan lokal, menanamkan karakter kejuangan dalam penerapan Tri Darma Perguruan Tingginya. gus