Umtas Wisuda Lulusan dengan Prosesi Daring

Di ruangan tempat berlangsungnya pelantikan, Graha Umtas, hanya dihadiri mereka dengan jumlah terbatas. Pada satu sesi simbolik pelantikan, perwakilan wisudawan memasuki podium pimpinan sidang, menerima ucapan selamat dan ijazah.


Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (Umtas), melepas kembali lulusan kampusnya, tahun akademik 2019/2020. Menempati Graha Umtas, Kamis lalu, prosesi pelantikan wisudawan tampak dengan suasana tak seperti biasanya. Digelar dengan satu sidang terbuka senat, secara virtual atau daring (dalam jaringan).

Hanya beberapa wisudawan yang mewakili tiap prodi, peraih tinggi nilai tertinggi, berada di ruangan acara wisuda. Didampingi para orangtuanya. Jumlah selebihnya, sebut Rektor Umtas Dr Ahmad Qonit AD MA, mengikuti wisuda di rumah masing-masing. Penyelenggara wisuda menyiapkan media daring video conference

Opsi gelar wisuda daring, menjabarkan penyelenggaraan even yang mesti memerhatikan Protokol Kesehatan di masa pandemi Covi-19. Bersamaan satu sesi pelantikan secara simbolik, rektor memerintahkan seluruh wisudawan virtual untuk memindahkan tali toga di masing-masing rumah oleh orangtua mereka.

Wisuda kali ini merupakan yang kedua setelah kehadiran Umtas pada 2014, dengan jumlah 118 lulusan asal beberapa prodi. “Hari ini menjadi saksi selesai kegiatan pendidikan di kampus. Apapun keadaannya. Ini menjadi hari kesaksian yang luar biasa bagi Anda semua. Tentunya juga untuk para orangtua yang telah mengantarkan putra-putrinya. Kami ucapkan selamat,” ujar rektor saat memberi sambutan, pagi Kamis (30/7) itu.

Sepanjang acara, kesan kuat tertangkap prosesi pelepasan lulusan atau wisuda yang tak terasa semarak dan meriahnya. Jumlah yang hadir dan undangan sangat terbatas. Kebanyakan panitia fokus dengan layar monitor jaringan, memantau keberlangsungan kegiatan. Di antara mereka duduk berjarak, bermasker, hingga mengenakan plastik penutup muka. gus