Warga Ciangsana Rintis Jalan Guna Dukung Produktifitas Pertanian

Sosial
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Sejak sepekan kemarin, ratusan warga Kedusunan Ciangsana, Desa Mekarlaksana, Kec.Culamega melaksanakan kerja bakti membuat badan jalan produksi sepanjang dua kilometer, yang berada di Kp Cilumbu 1 - Kp.Cicandra, Desa Pamijahan, Kec.Bantarkalong.

Pembuatan badan jalan produksi  yang merupakan rintisan warga ini dikerjakan sesudah ada kepastian dari pemdes Mekarlaksana, tahun ini masuk dalam rencana alokasi anggaran untuk dibangun menjadi jalan permanen, yang rencananya bervolume panjang 2.000 meter dan lebar 120 cm.

Mmendapati kepastian tersebut warga cukup bersemangat untuk berswadaya membangun badan jalan, karena harapan warga dan petani di daerah ini sebentar lagi terwujud. Yaitu adanya jalan produksi permanen/jalan cor untuk memudahkan sarana memudahkan akses angkut hasil pertanian dan produksi hasil bumi lainya.

Seperti disampaikan Momon, warga setempat, menurutnya kepastian dibangunnya jalan produksi ini oleh pemdes cukup membuat kami lega. Pasalnya masalah kesulitan transportasi angkut hasil bumi sejak dulu menjadi kendala warga, yang mayoritas menjadi petani pada lahan yang semuanya berada pada jalur jelan tersebut nantinya.

Ongkos angkut yang cukup mahal menggunakan jasa pikul menjadi salah satu penyebab berkurangnya hasil panen yang dapat dinikmati. Kalau nanti ada jalan permanen kan bisa di angkut oleh motor dengan keuntungan lebih murah dan cepat. "Kami sepakat siap membantu dan berswadaya saat pelaksanaan pembangunan jalan produksi impian kami tersebut," jelasnya.

Kades Mekarlaksana Beben, saat di temui Tasikplus terpisah membenarkan pembangunan jalan produksi di Kp.Ciangsana merupakan salah satu target infrastruktur yang di realisasikan pada tahun ini, selain mengacu pada draf pada hasil musrenbang, keberadaan jalan pertanian tersebut sangat di butuhkan mengingat daerah Kp.Ciangsana menjadi penghasil produksi pertanian dan hasil bumi lainya yang paling besar di desa ini. "Saking semangatnya, usai ada kepastian semua warga tanpa kecuali bergerak bergotong royong membuat badan jalan, itulah bentuk dukungan nyata dari warga yang sejak lama berharap adanya jalan pertanian tersebut," pungkasnya. (ful)


Suka dengan artikel ini?, silahkan begikan dan tinggalkan komentar terbaik anda:
Don't have an account yet? Register Now!

Sign in to your account