Warga Bojongsari Berharap Bantuan Perbaikan Rumah

Sosial
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Gempa berkekuatan 6.9 SR dan 7.3 SR yang terjadi Jumat 15 Desember lalu, mengakibatkan ratusan rumah milik warga Desa Bojongsari, Kec.Culamega, Kab.Tasikmalaya, rusak.

Dari data pemerintah desa setempat didapat perincian, 75 rumah rusak berat, rusak sedang 105, dan 117 rumah rusak ringan.

Dari pendataan aparatur desa, kerusakan rumah yang mayoritas merupakan rumah permanen dan tercatat terbanyak dialami warga kedusunan Curugtelu dan Situ Jaya. Saat ini warga berharap ada bantuan kepada mereka untuk memperbaiki rumahnya, yang rusak. Bahkan sebagian lainnya terpaksa ditinggalkan karena tak bisa ditinggali, sebab kondisinya membahayakan sang pemilik rumah.

Pendataan  dan survei kerusakan rumah usai terjadinya gempa langsung dilakukan secara maraton oleh aparatur desa. Seperti penjelasan itu dikemukakan Kades Bojongsari, Guruh Ivan Kurnawan SPd kepada //Tasikplus// saat bertemu di kantornya. Sesaat setelah terjadi pihaknya langsung menugaskan perangkat desa, kepala dusun, RT/RW meninjau sekaligus memantau dampak gempa, yang terjadi saat tengah malam itu.

Dari kegiatan itu juga, petugas yang datang sekaligus survei hingga didapati ratusan rumah warga mengalami kerusakan. Bahkan puluhan rumah lain terpaksa dikosongkan, karena kerusakannya cukup parah, dan sangat membahayakan nyawa pemiliknya. Kades ini pun membenarkan ikhwal harapan warganya, pascakejadian dengan kondisi rumah-rumah mereka yang rusak ada bantuan.

Sementara itu, ACT Tasik memberikan bantuan ribuan genteng bagi warga Kec.Culamega yang terdampak gempa. Mendapati banyaknya kerusakam rumah yang diakibatkan gempa, Yayasan Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Tasikmalaya memberikan bantuan, berupa ribuan genting bagi perbaikan rumah warga Kec.Culamega.

Haji Rosman, penanggung ACT Tasikmalaya di Kec.Culamega menyatakan, pihaknya langsung menerjunkan tim untuk bergerak cepat membantu penanganan evakuasi dan lakukan survei dampak gempa di seluruh wilayah itu. Usai ada laporan, tim ACT pum langsung bergerak memberi bantuan sesuai kebutuhan bagi warga yang menjadi korban.

"Kami terus berkoordinasi dengan muspika, relawan BPBD serta petugas posko bencana gempa Culamega untuk selanjutnya mengevaluasi bantuan yang diperlukan sesuai kebutuhan warga," jelasnya.

Camat Culamega, Kasminto Harjo SIp membenarkan, adanya bantuan berupa genteng dan bantuan lainnya yang akan didistribusikan  ACT kepada warga korbam gempa. Saat ini bantuan berupa genteng masih disimpan di halaman kantor kecamatan, yang sekaligus dijadikan Posko bencana gempa.

"Kami akan mendistribusikan bantuan yang disalurkan ACT maupun donatur lainnya usai kami dapatkan data riil kerusakan rumah warga sebelumnya, juga dilakukan musyawarah dengan instansi terkait," pungkasnya. (ful)


Suka dengan artikel ini?, silahkan begikan dan tinggalkan komentar terbaik anda:
Don't have an account yet? Register Now!

Sign in to your account