20
Rab, Jun
1 Artikel Baru

Pemkab Masih akan Terus Beli Mobil-mobil Lagi?

Sosial
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Sepertinya kesenangan penyelenggara daerah pemkab Tasikmalaya, belanja kendaraan belum kunjung surut.

Tercatat, hampir tiap tahun pemda ini mengalokasikan anggaran tak kecil, hanya untuk memobili pejabat.

Tak banyak mengemuka hasil capaian istimewa setelah ada mobil, lantaran memang rata-rata pegawai apalagi pejabat sudah memiliki kendaraan, kebeli dari penghasilannya bekerja di birokrasi. Kecuali potret deret “wah” di depan kantor.

Sedikit membuka catatan, sebelumnya ada belanja kendaraan untuk anggota DPRD jumlahnya 51 unit, dan itu hampir saja tak terpakai lantaran muncul peraturan, para anggota Dewan tidak boleh diberi fasilitas kendaraan dinas.

Kini, keberadaan mobil-mobil itu menjadi kendaraan dinas camat. Padahal para camat belum lama menikmati kendaraan dinas baru, saat akan ada gelaran pilkada. Di kecamatan, kendaraan tersebut seterusnya beralih menjadi kendaraan operasional MUI kecamatan.

Belum sampai di situ. Dalam cerita penuh atmosfer pilgub, pemkab membuat kejutan. Membelikan 351 unit mobil yang diberikan pada para kepala desa. Seliweran mobil-mbil dinas di wilayah pemkab. Belum lagi kesenangan sang bos, menaungi pemakai mobil-mobil tua, ada jenis turungtung, charade, jeep.

Ikutannya, mengemuka pengorganisasian hobi mobil-mobilan “merangseki” suasana rutinitas kerja di dinas-dinas. Pundi kegiatan bukan lagi milik rekanan biasa. Belum saat ada ajang kukulunuan, konvoi ke daerah mana saja.

Kini, rencana serupa soal hendak alirkan duit rakyat beli mobil, kembali munyembul. Kabarnya pemkab Tasikmalaya, akan membelikan para kepala desa kendaraan dinas yang baru lagi. Anggarannya, konon, sudah disiapkan.

Penasaran dengan kabar tersebut, Tasikplus mencoba menelusuri dan mampir di Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DPMDPAKB) Kab. Tasikmalaya. Sayang, hingga berita ini dimuat, tak kunjung ketemu kepala DPMDPAKB. Ia tidak dapat ditemui, lantaran tengah sakit.

Seterusnya, seorang pejabat di dinas itu dengan meminta namanya tak disebutkan menangkis, sepengetahuannya tidak ada rencana pembelian kendaraan dinas baru bagi kepala desa. Jika memang rencana tersebut ada, kata ia, pasti unit kerja bidangnya sudah dibuat sibuk. Minimal melakukan survei jenis dan harga kendaraan.

Ketika dikonfirmasikan sumber anggarannya dari provinsi, pejabat ini pun mengatakan, dulu memang sempat ada rencana pembelian kendaraan dinas kades dari banprov. Tapi, sudah lama tak terdengar lagi kepastian tindak lanjutnya.

Menanyai Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kab. Tasikmalaya, Ema Somantri S.Sos MSi mengungkapkan, untuk alokasi belanja kendaraan dinas di lingkungan pemkab, bersumber APBD Kab. Tasik, saat ini sebesar Rp 3,7 miliar. Kalau pun terjadi penambahan, mentoknya paling di Rp 10 miliar. Kecuali sumber anggarannya dari provinsi.

Masih soal kemungkinannya ada kaitan, dengan biasanya bantuan anggaran dari provinsi, dikucurkan ke daerah itu utuh. Belum diberi judul. Alokasinya untuk apa saja. Lantas, penyerapan biasanya menyesuaikan dengan kebijakan pimpinan.

Yang tertangkap, tidak menutup kemungkinan, bisa saja di kemudian hari ada kebijakan dari atas supaya dialokasikan penganggaran beli mobil dan mobil terus. (pid)


Suka dengan artikel ini?, silahkan begikan dan tinggalkan komentar terbaik anda:
Daftarkan informasi pemberitahuan ke email anda untuk berlangganan berita kami
Don't have an account yet? Register Now!

Sign in to your account