Umtas Awali Program Asuh Peningkatan Implementasi SPM

Jajaran tenaga pengajar Umtas, mengikuti kegiatan awal pelaksanaan program asuh, peningkatan implementasi sistem penjaminan mutu perguruan tinggi

Perguruan Tinggi
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Satu rangkaian kegiatan dalam upaya pacu sistem mutu, para tenaga pengajar kampus Umtas (Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya), mengikuti realisasi program asuh bertajuk, peningkatan implementasi sistem penjaminan mutu (SPM) di (lingkup) perguruan tinggi dan program studi (prodi).

Menempati satu ruang di kampusnya, betulan Gobras Jl.Tamansari, dengan pelaksanaan hari Senin itu, sebagai kegiatan awal dari rangkaian program asuh yang akan berakhir hingga September 2017. Warga kampus ini menghelat kegiatan tersebut setelah menerima bantuan anggaran dari Kemenristek-Dikti.

Pernyataan Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Umtas, Lilis Susmayanti M.Kep, dengan sirat bangga, Umtas sebagai kampus muda. Dalam perjalanan dua tahunan kini masuk jadi satu perguruan tinggi (PT) yang mendapat kepercayaan dirjen terkait dengan hibah program asuh tahun 2017, bersama 26 kampus berakreditasi A lainnya se-Tanah Air.

Menjadi perguruan tinggi pendamping dalam program asuh, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Peserta kegiatan, 46 dosen Umtas. Kemudian, ada 13 orang di antara mereka yang terus magang di kampus pendamping.

Dengan program asuh, dimaksudkan memersiapkan PT dan prodi yang unggul di tengah persaingan. Aktivitas sasaran dalam program asuh antara lain, optimalisasi penyusunan dokumen penjaminan mutu, pengembangan sistem monitoring dan evaluasi sesuai standar monev.

Diteruskan tindak lanjut monitoring dan evaluasi (monev), serta magang di PT asuh. Memperdalam materi disertai praktik-praktik berkonten penyusunan dokumen mutu dan pengarsipan dokumen mutu.

“Prinsif dari implementasi program asuh, untuk terus meningkatkan kemampuan lembaga penyelenggara akademik, dengan tenaga-tenaga yang jadi sumber daya di dalamnya, bisa terus meningkatkan mutu pelayanan,” ujar Lilis, saat ditemui di ruangannya.

Umtas memacu kemampuan sivitas akademika dalam ikhtiar serupa, sebelumnya ditempa dengan workshop “Penyusunan dokumen sistem penjaminan mutu internal” (SPMI), di satu hotel, di Kota Tasikmalaya. gus


Suka dengan artikel ini?, silahkan begikan dan tinggalkan komentar terbaik anda:
Don't have an account yet? Register Now!

Sign in to your account