BPJS Kesehatan Luncurkan Layanan Ekstra Mudik Lebaran

Unsur pimpinan di BPJS Kesehatan Tasikmalaya, menerangkan seputar peluncuran layanan khusus mudik Lebaran 1438 H, pada awak media massa, Kamis (15/6)

Koorporasi
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Memastikan pelayanan hadir dalam berbagai situasi. Memasuki suasana Lebaran yang akrab dengan mobilitas mudik masyarakat, BPJS Kesehatan menerapkan kebijakan khusus. Menetapkan kemudahan prosedur pelayanan yang bisa dimanfaakan masyarakat saat di perjalanan.

Lalu, sekaitan penerapan kebijakan itu, diimbau bagi peserta BPJS Kesehatan yang sedang dalam suasana mudik, selalu membawa kartu JKN-KIS, Kartu BPJS Kesehatan, Kartu Askes, Kartu Jakarta Sehat, dan Kartu Jamkesmas. Bukti identitas itu untuk menunjukkan kepesertaan.
Dengan kemudahan prosedur pelayanan ini, saat peserta BPJS Kesehatan memerlukan layanan faskes takkan lagi dipersoalkan dengan domisili pemegang kartu. Tanpa harus melapor dulu ke kantor BPJS cabang di lokasi perjalanan.
Berbagai tempat layanan kesehatan yang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, bisa dimasuki, baik dalam kondisi darurat atau nondarurat. “Kebijakan ini untuk mendukung kelancaran perjalanan peserta yang mudik Lebaran. Diberlakukan sejak 19 Juni hingga 2 Juli 2017,” ungkap dr James Simanjuntak, kepala Unit MKR BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya, saat menggelar jumpa pers, Kamis (15/6), di kantornya.
Memberi keterangan mewakili kacab BPJS Tasikmalaya, dr James dalam kesempatan itu, didampingi jajaran unsur pimpinan lain di BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya. Halnya, Kanit SDM dan Umum, Kheryanto, Kanit Penagihan dan Keuangan, Feri Ardiyanto.
Status kartu aktif
Selain membuat instan pelayanan, pada Ramadan – Lebaran 1438 H ini, pihaknya pun meluncurkan aplikasi Mudik BPJS Kesehatan untuk kemudahan informasi yang diperlukan, sejak nomor-nomor telepon penting, fasilitas kesehatan (faskes) mitra BPJS, tips, lokasi-lokasi penting, hingga medsos BPJS.
Seterusnya, layanan care center 24 jam di nomor 1500400. Menghubungi ini layanannya dimulai mendaftar jadi peserta JKN-KIS, melakukan pengaduan, konsultasi kesehatan, pelayanan administrasi mutasi/aktivasi, sampai mengecek bila ada denda kepesertaan.
James Simanjuntak sempat menegaskan, guna kelancaran pelayanan kepesertaan, setiap peserta BPJS Kesehatan agar tiap peserta memerhatikan status kartu yang aktif. Maksudnya, tak mengabaikan iuran peserta. Untuk memastikan hingga mengaktivasi kartu peserta saat mudik, dapat menghubungi care center.
Pemberi layanan faskes selama momentum mudik, tak diperkenankan memungut biaya dari peserta. Dan, satu lagi pelayanan khusus mudik yang dihadirkan, Posko Mudik. Di posko ini selain menyediakan pelayanan kesehatan, sosialisasi program jaminan kesehatan, pemudik pun dapat memanfaatkan fasilitas relaksasi.
Posko Mudik BPJS, ada di Terminal Pulo Gebang Jakarta, Stasiun Bandung, Stasiun Yogyakarta, Terminal Tirtonadi Surakarta, Terminal Bungurasih Surabaya, Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Pelabuhan Gilimanuk Bali, serta Pelabuhan Merak Banten. 


Suka dengan artikel ini?, silahkan begikan dan tinggalkan komentar terbaik anda:
Don't have an account yet? Register Now!

Sign in to your account